Oknum Guru yang Diketahui Melakukan Kerjasama dengan Calo PPDB Siap-siap Dipecat

Pendaftaran PPDB dengan sistem zonasi, tahun ini, dinilai tidak menyisakan celah bagi oknum guru dan calo untuk main curang.

Oknum Guru yang Diketahui Melakukan Kerjasama dengan Calo PPDB Siap-siap Dipecat
Warta Kota/Gopis Simatupang
Antrean pendaftar PPDB 2019 di SMA Negeri 1 Depok, Jalan Nusantara Raya, Pancoran Mas, Senin (17/6/2019). 

Tiap kali memasuki waktu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), isu adanya oknum guru yang bermain dengan calo untuk meloloskan calon siswa secara ilegal dengan besaran biaya tertentu, juga turut menyertai.

Meski demikian, menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jawa Barat, Dadang Ruhyat, pendaftaran PPDB dengan sistem zonasi, tahun ini, tidak menyisakan celah bagi oknum guru dan calo untuk main curang.

Dadang menjelaskan, seluruh data calon siswa pendaftar akan masuk ke dalam sistem secara online dan diverifikasi menurut jalur PPDB masing-masing.

"Kalau di sini enggak mungkin 'bermain', karena online itu kan langsung masuk datanya ke sistem," ujar Dadang kepada Warta Kota di SMA Negeri 1 Depok, Jalan Nusantara Raya, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (19/6/2019).

Bila ada oknum guru yang nekat menggunakan cara-cara yang melanggar ketentuan, tuturnya, siap-siap saja menerima sanksi yang dapat berujung pemecatan.

"Kalau terbukti kan itu ada aturannya ya. Kalau dia sebagai pegawai negeri ada aturan, umpamanya teguran, hingga paling beratnya itu pemecatan. Kita menerapkan aturan Pegawai Negeri Sipil (PNS)," tegas Dadang, yang membawahi SMA/SMK di wilayah Depok dan Bogor.

Dikatakannya, memang tidak ada tim khusus yang bertugas mengawasi kinerja para guru dan pegawai sekolah dalam proses PPDB.

Ustadz Abdul Somad Ungkap Kisah Buya Hamka Dipenjara dan Disiksa Tetap Mau Menyolatkan Pelakunya

PPDB Online Kota Bekasi Jalur Hafiz Quran Baru Ada 29 dari 290 Kursi Meski Besok Hari Terakhir

Namun, lanjutnya, kedatangannya ke SMA Negeri 1 Depok dilakukan selain untuk meninjau proses pendaftaran PPDB, juga sekaligus mengawasi gerak-gerik para guru.

"Ya, saya ini kan datang ke sini juga dalam rangka pengawasan datang monev (monitoring-evaluasi), barangkali tadi dari dewan juga, Balitbang," katanya.

Untuk diketahui, pendaftaran PPDB SMA Negeri di Jawa Barat berlangsung pada 17-22 Juni 2019, yang dilanjutkan dengan verifikasi dan uji kompetensi pada 24-26 Juni 2019.

Pengumuman calon siswa akan dilakukan pada 29 Juni 2019, lalu daftar ulang pada tanggal 1-2 Juli 2019. Awal Tahun Pelajaran 2019/2020 dimulai pada 15 Juli 2019.

Terungkap Warga Bisa Pindah Domisili untuk Menyiasati Sistem Zonasi PPDB

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved