Pilpres 2019

Ini Alasan Keras Haris Azhar Tak Mau Jadi Saksi Kubu Prabowo di Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK

Ternyata Ini Alasan Haris Azhar Tak Mau Jadi Saksi di Sidang Mahkamah Konstitusi. Simak berita selengkapnya.

Rangga Baskoro
Haris Azhar 

Hal itu terungkap setelah KompasTV mengonfirmasinya langsung ke Haris Azhar lewat sambungan telepon. 

Haris Azhar mengaku keberatan untuk menjadi saksi semua Paslon di sidang sengketa Pilpres 2019

Hal itu lantaran profil kedua Paslon, baik Prabowo dan Jokowi, bertentangan dengan apa yang ia perjuangkan selama ini. 

"Saya sendiri begitu saya diminta menggantikan, ada satu hal yang berat. Buat saya dua capres ini, capres 01 dan capres 02 sama-sama punya problem terkait hak asasi manusia. Buat apa saya datang," terang Haris Azhar.saya baru diminta tadi malem. tadi pagi saya berpikir. saya kan posisi awalnya saya bersaksi zulman azis.

Rumor Teranyar Galaxy Note 10 Rilis 7 Agustus di New York, Siapkan Dana Lebih untuk Harganya

Cerita Riko Simanjuntak Manggung di Hadapan the Jakmania: Seperti Personel Band Papan Atas

PPDB Online Kabupaten Bekasi Baru Dimulai Senin Depan, Catat Tanggal Tahapannya

Bentuk Ancaman

Sementara itu, dalam sidang tadi, hakim MK juga membongkar bentuk ancaman sebenarnya yang dialami saksi kubu Prabowo. 

 Marco Simic Jadi Tumpuan Kekuatan Macan Kemayoran Untuk Melahap Persela Lamongan

 Keluarga Tak Percaya Amsor Coba Rebut Kemudi Bus Hingga Terjadi Kecelakaan Maut di Tol Cipali

 VIDEO: Ini Alasan Menteri Kesehatan Minta Blokir Iklan Rokok

Hal itu bahkan ditanyai hakim sebelum saksi pertama menyampaikan materinya. 

Hakim MK menanyai seputar ancaman terhadap saksi lantaran satu hari sebelum sidang Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi meributkan perlindungan bagi para saksinya. 

Saksi yang dicecar hakim terkait ancaman itu adalah Agus Muhammad Maksum.

Dia adalah bagian tim pasangan Capres Paslon nomor urut 02 yang memberikan masukan kepada KPU terkait DPT. 

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved