Isu Makar

Hari Ini Masa Penahanan Kivlan Zen Habis, Polda Metro Jaya Perpanjang 40 Hari Kedepan

Rabu hari ini masa penahanan Kivlan Zen akan habis. Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal itu akan ditahan selama 40 hari kedepan.

Hari Ini Masa Penahanan Kivlan Zen Habis, Polda Metro Jaya Perpanjang 40 Hari Kedepan
Antara/Ricky Prayoga/2019
Arsip. Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen melambaikan tangan pada awak media usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi Habil Marati, politikus PPP, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tokoh nasional dengan dugaan peran sebagai penyandang dana kericuhan 21-22 Mei 2019 dan pembelian senjata api di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

Rabu (19/6/2019) hari ini masa penahanan Kivlan Zen akan habis.

Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal itu akan ditahan selama 40 hari ke depan.

Polda Metro Jaya memperpanjang masa penahanan tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen, selama 40 hari ke depan.

"Iya betul, masa penahanan pak Kivlan Zen diperpanjang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ditahan untuk jangka waktu 20 hari sejak 30 Mei 2019 dan masa penahanannya akan habis pada 19 Juni 2019.

 Ini Daftar Lengkap Pemenang MTV Movie & TV Awards 2019

 Empat dari Enam Orang Korban Tol Cipali di Mobil Xpander Merupakan Satu Keluarga

 Pria Australia Abadikan Momen Langka Ular Piton Telan Buaya, Bikin Merinding

 KUASA Hukum KPU Bongkar Fakta Permohonan Bambang Widjojanto dkk Bantah Klaim Prabowo Menang 62 %

Argo menyebut perpanjangan masa penahanan Kivlan tersebut telah sesuai aturan KUHAP.

"Alasannya sesuai KUHAP ya," ujar Argo.

Seperti diketahui, Kivlan telah menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan POM Dam Jaya Guntur, Jakarta Selatan, selepas menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya pada 30 Mei.

Kivlan ditahan karena penyidik menganggap sudah mempunyai alat bukti cukup terkait kepemilikan senjata api ilegal.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.

 Seluruh Gugatan Prabowo-Sandi Tidak Jelas dan Kabur Hingga MK Tolak 16 Permohonan Pihak Terkait

 Kisah Sukses Paidi, Dari Pemulung Jadi Petani Porang Beromzet Miliaran Rupiah, Ingin Umrohkan 1 Desa

 7 Makanan yang Dianggap Bisa Picu Tumor Otak Seperti Agung Hercules, Salah Satunya Gorengan

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved