UPDATE Meninggal di Ruang Sidang, Ada Dugaan Mantan Presiden Mesir Korban Pembunuhan Terencana

Berbicara dari sebuah ruangan kaca di dalam persidangan, Presiden berusia 67 tahun itu mengatakan bahwa dirinya mempunyai 'banyak rahasia'.

UPDATE Meninggal di Ruang Sidang, Ada Dugaan Mantan Presiden Mesir Korban Pembunuhan Terencana
Pat Benic/UPI
PARA pendukung mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi melakukan aksi protes di Washington DC, AS, ketika Presiden Abdel Fattah el-Sisi berkunjung ke negeri Paman Sam itu, April. 

Dalam twit-nya, Amnesty International mendesak pemerintah untuk menyelidiki kematian mendadak Morsi, serta kondisi seperti apa yang diterimanya di penjara.

"Kami meminta aparat Mesir untuk menginvestigasi secara transparan kematian Morsi termasuk penjara dan isolasinya dari dunia luar," kata Amnesty.

Belasungkawa

Ucapan dukacita datang dari pemimpin negara Arab. Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani dalam kicauannya menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Mesir.

Tak terkecuali Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Morsi adalah "saudaranya" dan "martir", serta menyampaikan dukacita kepada masyarakat Mesir. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Meninggal, Mantan Presiden Mesir Sebut Punya "Banyak Rahasia""

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved