Korupsi KTP Elektronik

Kepala Rutan: Aktivitas Setya Novanto Dipantau Kamera Pengintai Nonstop

Terpidana kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto mendapat pemantauan selama 24 jam nonstop melalui kamera pengintai atau CCTV.

Kepala Rutan: Aktivitas Setya Novanto Dipantau Kamera Pengintai Nonstop
istimewa/tribunjabar
Menggunakan topi dan masker, Setya Novanto tampak berada dengan seorang perempuan tengah plesiran di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (14/6/2019). Akibat beredarnya foto ini, Setnov dipindah dari Lapas Sukamiskin Bandung ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. 

Terpidana kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto mendapat pemantauan selama 24 jam nonstop melalui kamera pengintai atau CCTV. Ia menempati rutan high risk, ada 350 CCTV, dan one man one cell.

KARENA menempati Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Gunung Sindur, membuat terpidana kasus korupsi KTP Elektronik, Setya Novanto (Setnov) mendapat pemantauan selama 24 jam nonstop melalui kamera pengintai atau CCTV.

"Ini kan Rutan high risk, ada 350 CCTV untuk pengamanan. Ini kan one man one cell, jadi setiap sel ada, itu sudah hampir satu tahun lima bulan," ujar Karutan kelas IIB Gunung Sindur, Agus Salim saat dihubungi ANTARA di Bogor, Senin (17/6/2019).

Seperti diketahui, Rutan Gunung Sindur ini mayoritas dihuni oleh narapidana teroris, sehingga menurut Agus pengamanan khusus menjadi suatu yang perlu.

Terlebih, pasca kerusuhan ulah narapidana teroris di Rutan Mako Brimob Kota Depok beberapa waktu lalu.

 KRONOLOGI Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tol Cipali KM 150, Foto-foto Mengerikan Mobil Korban Laka

 AKHIRNYA, Menteri Keuangan Pastikan Gaji ke-13 Keluar Pada 1 Juli 2019, Besarannya Segini

 UPDATE Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, Berikut Daftar Nama 12 Orang Korban Meninggal Dunia

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Tol Cipali Dipicu Penumpang Menyerang Sopir Bus

Setelah kejadian itu, Agus berinisiatif memasang CCTV di masing-masing sel Rutan Gunung Sindur yang berjumlah 350 sel.

Menurutnya, hanya beberapa Rutan dan Lapas yang difasilitasi CCTV, salah satunya Lapas Nusakambangan.

"Kalau ada gerak-gerik yang mencurigakan itu ketahuan. Kalau melakukan hal-hal aneh itu banyak. Karena yang namanya teroris itu raja bohong," kata Agus.

Rutan khusus narapidana teroris ini sebagian kecilnya tetap dihuni oleh narapidana kasus lain.

Jika dihitung, dari ratusan narapidana teroris, hanya sekitar 20 narapidana dengan kasus selain terorisme.

Halaman
123
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved