Kesehatan

7 Makanan yang Dianggap Bisa Picu Tumor Otak Seperti Agung Hercules, Salah Satunya Gorengan

Agung Hercules divonis kena kanker atau tumor otak stadium 4. Untuk itu ada beberapa makanan yang bisa jadi pemicu.

7 Makanan yang Dianggap Bisa Picu Tumor Otak Seperti Agung Hercules, Salah Satunya Gorengan
Kolase foto/instagram
Agung Hercules divonis tumor otak, beberapa makanan ini picu tumbuhnya tumor otak 

Pesinetron Agung Hercules divonis idap tumor Glioblastom stasium 4

Agung Hercules tengah berjuang melawan penyakitnya dan kini dirawat di rumah sakit.

Dikutip dari Tribunnews.com, komedian Bedu mengabarkan bahwa penyakit glioblastoma ini pertumbuhannya cepat.

“Sakit cancer (tumor) di otak kiri, Glioblastoma stadium 4,” kata Bedu saat dihubungi wartawan Tribunnews, Minggu (16/6/2019).

Agung Hercules Sakit Tumor Gliobastoma Stadium 4, Kenali Gejalanya dan Para Pria Cenderung Kena

Menurutnya, glioblastoma telah menjalar dengan cepat di kepala Agung Hercules.

“Pertumbuhannya sangat cepat,” lanjut Bedu.

Bedu mengatakan, saat ini Agung Hercules masih dirawat di RSUD Kota Tangerang.

Diketahui, di kalangan medis, glioblastoma dikenal sangat agresif.

Agung Hercules Sakit, Sinyorita Esperanza Terkejut Melihat Perubahan Sahabatnya yang Kini Berbeda

Bedu pun meminta semuanya mendoakan kesembuhan Agung Hercules.

“Doa yang terbaik semoga cepat sembuh agar bisa kembali menghibur pemirsa di rumah Aamiin,” ujar Bedu.

Dikutip dari laman American Brain Tumor Association, abta.org, glioblastoma (GBM) merupakan tumor kelas IV ganas, di mana sebagian besar sel tumor bereproduksi dan membelah pada waktu tertentu, Minggu (16/6/2019).

Tumor ini sebagian besar terdiri dari sel-sel astrositik abnormal, tetapi juga mengandung campuran dari berbagai jenis sel (termasuk pembuluh darah) dan area sel-sel mati (nekrosis).

Glioblastoma bersifat infiltratif dan menyerang daerah otak terdekat.

Jenguk ke Rumah Sakit, Peppy Ungkap Kondisi Agung Hercules yang Mengidap Kanker Otak

Mereka juga kadang-kadang dapat menyebar ke sisi yang berlawanan dari otak melalui serat koneksi (corpus callosum).

Sangat jarang glioblastoma menyebar di luar otak.

Tumor otak adalah kumpulan sel abnormal yang tumbuh tak terkendali di dalam otak.

Meski berguna untuk melindungi otak manusia, tengkorak memiliki ruang yang terbatas. Itu sebabnya pertumbuhan sel yang tak terkendali menimbulkan masalah serius, seperti tumor otak.

Ustaz Arifin Ilham Meninggal karena Kanker Getah Bening, Ini Makanan yang Harus Dihindari

Jika tidak ditangani, tumor otak dapat menyebabkan kerusakan yang bisa mengancam jiwa.

Faktor genetik dan perawatan radioterapi bisa meningkatkan risiko tumor otak.

Ini karena paparan radiasi yang terlalu besar berpotensi memicu timbulnya kanker.

Selain itu, asupan makanan harian juga bisa memicu terbentuknya tumor otak.

Lantas, apa saja makanan pemicu tumor otak?

Berikut ini makanan yang bisa memicu tumor otak seperti dikutip Wartakotalive.com dari hallodoc : 

1. Produk Daging Olahan

Makanan olahan sosis
Makanan olahan sosis (istimewa)

Produk daging olahan seperti sosis, nugget, bacon, dan sejenisnya menggunakan bahan pengawet agar tampak segar dan menarik. 

Bahan inilah yang berpotensi menimbulkan kanker. Lebih baik pilih produk daging dan olahannya yang tidak diawetkan.

2. Popcorn Instan

Ilustrasi popcorn instan
Ilustrasi popcorn instan (net)

Popcorn memang menjadi camilan yang tepat saat menonton film. Meski begitu, kantong popcorn instan ternyata dilapisi dengan bahan kimia.

Pasalnya asam perfluorooctanoic (PFOA) dalam lapisan kantong popcorn mengandung zat karsinogen yang menjadi pemicu tumor.

Bahan kimia diacetyl yang digunakan dalam popcorn juga bisa menyebabkan kerusakan paru-paru dan kanker.

3. Minuman Berkarbonasi

Segelas minuman soda tampak menyegarkan
Segelas minuman soda tampak menyegarkan (THINKSTOCK)

Bahan kimia dalam minuman bersoda, 4-methylimidazole (4-MI), dianggap sebagai penyebab kanker.

Selain pengawet, minuman berkarbonasi juga cenderung tinggi gula dan pewarna sehingga meningkatkan tingkat keasaman tubuh dan menyuburkan sel-sel kanker.

4. Makanan dan Minuman Diet

Pemanis buatan
Pemanis buatan (kompasiana)

Makanan dan minuman diet, termasuk soda diet, dianggap memiliki dampak yang lebih buruk dari minuman berkarbonasi atau berpengawet lainnya.

Misalnya pemanis buatan aspartame yang bisa menyebabkan cacat lahir dan kanker.

Sucralose, sakarin, dan berbagai pemanis buatan lainnya juga meningkatkan risiko kanker.

5. Gula Halus

Gula halus yang terdapat dalam kue, jus, saus, sereal, dan banyak makanan instan lainnya cenderung cepat meningkatkan kadar insulin dan membantu pertumbuhan sel kanker.

Pemanis kaya fruktosa seperti sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS) juga bersifat ofensif, sehingga sel-sel kanker dapat dengan cepat berkembang biak.

6. Alkohol

Alkohol.
Alkohol. (unsplash.com)

Faktor risiko penyakit kanker lainnya adalah makanan dan minuman yang mengandung alkohol tinggi.

Maka itu, sebaiknya batasi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol seperti tape dan bir.

7. Makanan yang Digoreng

Sala Lauak Gorengan Khas Pariaman yang Legendaris
Sala Lauak Gorengan Khas Pariaman yang Legendaris (TribunPadang.com/NadiaNazar)

Makanan yang digoreng meningkatkan kadar lemak berkali lipat, berasal dari lemak yang terkandung dalam minyak.

Makanan yang dibakar juga sebaiknya dibatasi karena mengandung karsinogen.

Risiko Glioblastoma

Tumor glioblastoma seringkali ganas atau maligna.

Terdapat 4 stadium tumor, artinya kanker ini dapat berkembang cepat dan menyebar dengan cepat.

Tumor glioblastoma membuat suplai darahnya sendiri, untuk membantu jaringan-jaringan tumor bertumbuh. Mudah bagi jaringan kanker untuk menginvasi jaringan otak yang sehat.

Pengobatan:

Glioblastoma mungkin sulit untuk diobati karena beberapa sel mungkin merespon dengan baik terhadap terapi tertentu, sementara yang lain mungkin tidak terpengaruh sama sekali.

Karena itu, rencana perawatan untuk glioblastoma dapat menggabungkan beberapa pendekatan.

Langkah pertama dalam merawat glioblastoma adalah prosedur bedah untuk membuat diagnosis, untuk mengurangi tekanan pada otak, dan untuk menghilangkan tumor sebanyak mungkin dengan aman.

 Setelah Operasi Tumor di Bokong, Kondisi Saroh Membaik

Glioblastoma adalah difus dan memiliki tentakel seperti jari yang menyusup ke otak, yang membuatnya sangat sulit untuk dihilangkan sepenuhnya.

Ini terutama ketika tumor tumbuh di dekat daerah penting otak yang mengontrol fungsi seperti bahasa dan gerakan / koordinasi.

Radiasi dan kemoterapi digunakan untuk memperlambat pertumbuhan tumor residual setelah operasi dan untuk tumor yang tidak dapat dihilangkan dengan operasi.

Perawatan tambahan seperti inhibitor angiogenesis dapat digunakan untuk tumor yang berulang atau yang tidak responsif sebagai agen lini kedua.

Tumor Treating Fields (TTFields) mungkin juga ditawarkan terutama untuk tumor yang berulang pada orang dewasa.

Sekitar 1 dari 5 tumor yang dimulai di otak adalah glioblastoma. Laki-laki cenderung lebih banyak daripada perempuan.

Kesempatan untuk mendapatkan kanker lebih besar seiring berjalannya usia.

Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved