Breaking News:

Ujaran Kebencian

VIDEO: Status Kasus Ustaz Lancip Naik ke Penyidikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan bahwa Ustaz Lancip tidak juga hadir atas undangan klarifikasi penyidik, Senin (17/6/2019).

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Ditreskrimsus Polda Metro mengagendakan memeriksa atau meminta klarifikasi terhadap Ahmad Rifky Umar atau akrab dipanggil Ustaz Lancip terkait dugaan kasus ujaran kebencian dan berita bohong, Senin (17/6/2019).

Namun hingga Senin sore Ustaz Lancip tidak juga menghadiri undangan klarifikasi penyidik.

Karenanya penyidik melakukan gelar perkara dan menaikkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan bahwa Ustaz Lancip tidak juga hadir atas undangan klarifikasi penyidik, Senin (17/6/2019).

"Hari ini dijadwalkan kita mintai klarifikasi terhadap Ahmad Rifky. Tapi belum hadir. Dari penyidik setelah melakukan gelar perkara, kita naikkan kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan," kata Argo.

Artinya kata dia penyidik sudah memastikan adanya tindak pidana dan tinggal menentukan tersangka serta mengumpulkan barang bukti.

"Karena sudah naik ke penyidikan, yang bersangkutan akan kami panggil kembali dengan status sebagai saksi, dan sedang dijadwalkan penyidik" kata Argo.

Ia mengatakan dalam dua kali undangan klarifikasi Ustaz Lancip tidak memenuhi undangan penyidik.

"Sudah dua kali undangan klarifikasi, ia tidak hadir. Kita sudah beri ruang klarifikasi. Sehingga dari gelar perkara kasus dinaikkan ke penyidikan dan yang bersangkutan akan dipanggil lagi sebagai saksi," kata Argo.

Pernyataan Ustaz Lancip yang diduga sebagai tindak pidana ujaran kebencian dan berita bohong, dilontarkannya saat ia berceramah di Depok, Jawa Barat, pada 7 Juni 2019 dan videonya beredar.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved