Berita Video

VIDEO: Ricuh Ambil Nomor Antrian PPDB di SMPN 1 Bekasi, Mamah Muda Kesal

"Ini kan pendaftaran sampai tanggal 29 Juni 2019, masih lama waktunya," ucapnya.

VIDEO: Ricuh Ambil Nomor Antrian PPDB di SMPN 1 Bekasi, Mamah Muda Kesal
Warta Kota
Salah satu orangtua murid PPDB di SMPN 1 bekasi 

Hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Kota Bekasi berujung ricuh, pada Senin (17/6/2019).

Kericuhan terjadi disebabkan para orangtua calon peserta didik berebut nomor antrian.

Mereka saling dorong satu sama lain, panitia PPDB Online sempat kewalahan mengadapi para orangtua yang didominasi ibu-ibu yang terus saling dorong berebut nomor antrian.

VIDEO: Suasana Asik Nongkrong di Taman You&Us; Harapan Indah Bekasi

"Sabar-sabar kalau seperti ini engga bisa dilanjutkan, bahaya ini jangan dorong-dorong," ujar salah satu panitia PPDB Online SMPN 1.

Para orangtua calon peserta didik ada yang kecewa lantaran pembagian nomor antrian, banyak disalip orangtua yang baru datang.

"Pak jangan gitu dong bagikannya, ini saya sudah datang dari pagi. Mana tiketnya pak mana saya dari pagi nih," ucap salah satu orangtua.

Adanya keributan saat mengambil nomor antrian, Nursyofiyeti, Wakil Ketua Pelaksana PPDB Online SMP Negeri 1 Kota Bekasi mengungkapkan peristiwa itu merupakan hal yang wajar pada hari pertama pendaftaran untuk verifikasi data.

"Kita kan tidak menduga antusias sangat tinggi, sedangkankan ruangan tidak bisa tampung semuanya. Jadi mereka ambil nomor antrian dulu," katanya.

Syofi menjelaskan banyak orangtua yang berfikiran mendaftar di hari pertama agar dapat lolos masuk sekolah, padahal belum tentu.

VIDEO: PPDB SMP Tangerang, Begini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

"Ini kan pendaftaran sampai tanggal 29 Juni 2019, masih lama waktunya," ucapnya.

Ia menambahkan hari ini dirinya membatasi antrian hingga 100. Pasalnya, melihat ketersedian waktu dalam proses verifikasi data.

"Ini kan hanya sampai jam 3 sore, proses verifikasinya juga kan butuh waktu lama karena harus input radius atau jarak calon peserta didik di jalur zonasi ini," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved