Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kepala Keamanan Gandaria Tower Belum Pastikan Amsor Kerja di Gedung Itu, Ini Alasannya

Kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang di ruas tol Cipali, Majalengka, sebelumnya terjadi karena sopir bus Safari diserang oleh Amsor.

Kepala Keamanan Gandaria Tower Belum Pastikan Amsor Kerja di Gedung Itu, Ini Alasannya
nurcholis
Mobil Mitsubishi Xpander yang ringsek ditimpa bus Safari dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali Km 150, Senin (17/6/2019) dini hari. Dari tempat kejadian perkara, mobil bernopol B 8137 PI itu dievakuasi ke kantor Polisi Jalan Raya (PJR) Kertajati, Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat. 

Polisi menyebutkan, peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang di ruas tol Cipali, Kabupaten Majalengka, sebelumnya terjadi karena sopir bus Safari diserang oleh penumpang bernama Amsor.

AMSOR yang disebut polisi menyerang kernet dan sopir bus Safari, disebut bekerja sebagai security di Gandaria Tower, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Namun, saat dikonfirmasi ke kantor setempat, Farolan, Kepala Keamanan Gandaria Tower enggan menerangkan secara detil apakah orang bernama Amsor benar bekerja di sana.

"Kita masih dalami, apakah yang bersangkutan adalah pegawai di sini atau tidak," ujar Farolan ditemui di kantor pengamanan gedung tersebut, Senin (17/6/2019).

Farolan mengatakan, pihak Gandaria Tower tidak bisa berspekulasi apakah dia benar yang kerja di sini atau tidak karena pihaknya belum melihat orangnya.

 UPDATE Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, Berikut Daftar Nama 12 Orang Korban Meninggal Dunia

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Tol Cipali Dipicu Penumpang Menyerang Sopir Bus

 Penumpang Pemicu Kecelakaan Maut di Tol Cipali Bekerja Sebagai Sekuriti di Jakarta

Farolan mengatakan, ia bersama security lainnya sudah mendengar kabar soal penyebutan nama Amsor oleh polisi terkait kecelakaan maut itu.

Namun, ia masih enggan memastikan apakah nama Amsor yang dimaksud adalah benar pekerja keamanan di Gandaria Tower.

"Masih kami dalami. Lagian ejaan Amsornya itu beda," katanya.

Farolan juga menegaskan, pekerja keamanan di Gandaria Tower adalah rekrutan outsourching dan bukan bagian dari manajemen pengelola gedung.

"Adapun jika benar adalah dia, maka yang berhak kasih statement adalah perusahaan penyedia tenaga pengamanan. Kalau memang iya ya kita serahkan ke proses hukum," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved