Berita Video

VIDEO: Lima Calo SIM di Bekasi Diciduk Polisi

“Pengurusan SIM itu pelaku meminta korban dengan biaya kisar 800 ribuan dan tentu harga ini lebih besar dari harga normal sebesar 150 ribu untuk SIM C

Sebanyak lima orang yang biasa menjadi calo SIM di area parkir Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, diamankan petugas, Jumat (14/6/2019).

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, mengatakan pelaku tersebut telah melakukan penipuan pembuatan SIM yang tidak sesuai prosedur.

“Modusnya itu kelima pelaku mendatangi pemohon SIM yang gagal saat ujian teori dan praktik, lalu mengiming-ngimingi korban agar dipermudah dalam pembuatannya,” ujar Eka saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (14/6/2019).

Lima pelaku calo SIM diamankan di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (14/6/2019).
Lima pelaku calo SIM diamankan di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (14/6/2019). (Wartakotalive.com/Luthfi Khairul Fikri)

Lebih lanjut, menurutnya korban pun akan dimintai biaya oleh para pelaku sebesar 800 ribu untuk menebus pembuatan SIM tersebut.

“Pengurusan SIM itu pelaku meminta korban dengan biaya kisar 800 ribuan dan tentu harga ini lebih besar dari harga normal sebesar 150 ribu untuk SIM C,” jelasnya.

Eka menambahkan, kelima pelaku ini berinisial BB, MHD, DJ, KML, dan AA.

VIDEO: Kebakaran di Kota Bekasi Menurun Saat Lebaran

Dalam kerjanya, mereka pun saling berbagi-bagi tugas saat merayu para korban tersebut.

“Mereka tidak memungkinkan masuk dalam Polres, karena sistemnya yang dibuat tak membiarkan para calo masuk dan memberikan layanan. Sehingga pemohon SIM akan dibawa keluar Polres lalu diluar situlah pelaku melakukan transaksi,” papar dia.

Eka menambahkan keberadaan calo ini sangat mengganggu masyarakat dan pihak kepolisian, maka harus diberantas. 

Apalagi, selain pelaku melakukan penipuan untuk pembuatan SIM, mereka juga menjadi calo di Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi.

 “Ini memang harus terus diberantas. Kelima pelaku pun masih dalam proses penyidik dan akan dikenakan hukuman yang berlaku,” tuturnya.(M20) 

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved