Pendapat Pakar Hukum Tata Negara Tentang Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Sejumlah pakar hukum tata negara berpendapat mengenai sidang perdana Mahkamah Kosntitusi tentang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pendapat Pakar Hukum Tata Negara Tentang Sidang Perdana Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi
Antara Foto/Wahyu Putro A
KETUA Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat (tengah) didampingi Hakim MK saat memimpin sidang dengan agenda pembacaan putusan di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (10/10). 

3. Mahfud MD

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendatangi rumah presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2019).
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendatangi rumah presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2019). (Rina Ayu/Tribunnews.com)

Mantan Ketua MK, Mahfud MD tak banyak memberikan komentar tentang jalannya sidang MK. 

Mahfud hanya menyinggung perbedaan istilah antara diterima dan dikabulkan. 

Mahfud meminta media massa bisa membedakan dua istilah itu dan tak mencampuradukkanya. 

MAHFUD MD Jelaskan Dasar Hukum dan Konsekuensi Pembubaran Koalisi Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019

Hal itu disampaikan Mahfud MD di akun twitternya, Sabtu (15/6/2019). 

Dpt diterima artinya memenuhi syarat utk diperiksa krn memang menjadi wewenang MK, dll; sedangkan jika dikabulkan atau ditolak sdh menyangkut pokok atau substansi perkaranya. Jadi meski dpt diterima perkaranya tetapi bisa sj ditolak isi permohonannya. Jd jgn dikacaukan." cuitnya. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ahli Hukum Tata Negara Prof Juanda, Refly Harun dan Mahfud MD Tanggapi Jalannya Sidang Perdana MK, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/06/15/ahli-hukum-tata-negara-pof-juanda-refly-harun-dan-mahfud-md-tanggapi-jalannya-sidang-perdana-mk?page=all.
Penulis: Daryono

Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved