Diancam Amerika Serikat, India Langsung Membalas dengan Cepat

Tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan India bakal naik, seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Diancam Amerika Serikat, India Langsung Membalas dengan Cepat
thinkstockphotos
Ilustrasi. Setelah dengan China, kini Amerika Serikat mengajak perang dagang dengan India. 

India juga pembeli apel Amerika Serikat terbanyak kedua dengan gelontoran dana sebesar 156 juta dollar AS pada 2018.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan, keputusan Trump akan melukai kepentingan dagang negaranya.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan India sepertinya bakal naik.

India resmi membalas penarikan hak dagang impor produknya dengan menaikkan tarif komoditas asal Amerika Serikat (AS) terhitung Minggu, (16/6/2019).

Melansir pemberitaan dari Reuters yang dilansir Kontan, India akan menaikkan harga 28 produk impor asal Amerika Serikat seperti buah apel, kacang almond, hingga walnut.

Bagaimana Pergerakan Rupiah Pada Hari Senin?

Seperti yang dikutip dari data Kementerian Agraria Amerika Serikat, India selama ini dikenal sebagai pembeli kacang almond Amerika Serikat terbanyak, yakni sebesar 543 juta dollar AS pada 2018.

India juga pembeli apel Amerika Serikat terbanyak kedua dengan gelontoran dana sebesar 156 juta dollar AS pada 2018.

Sementara Amerika Serikat  berkilah, peraturan baru India seputar lokalisasi data dan toko online dianggap berpotensi merugikan perusahaan asal Amerika Serikat seperti Walmart Inc, Amazon.co, hingga Mastercard, dan Visa.

Menanti Pergerakan Suku Bunga, Ada Penjelasan Analisis untuk Strategi Trading

Hal ini disusul dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik hak bebas bea impor senilai 5,6 miliar dollar AS yang selama ini dinikmati India sejak 5 Juni 2018.

Kesepakatan yang terjalin dalam Generalized System of Preference (GSP) tersebut, sebelumnya mampu melindungi India yang mengalami defisit perdagangan cukup lebar.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved