LRT Jakarta

Bangun Pondasi LRT, Penutupan Jalan di Sisi Waduk Setiabudi Jadinya Satu Arah dari Manggarai

Pembangunan ponari LRT Cawang-Dukuh atas membuat kendaraan dari Jalan Sultan Agung atau arah Manggarai ke Setiabudi harus bergantian.

Bangun Pondasi LRT, Penutupan Jalan di Sisi Waduk Setiabudi Jadinya Satu Arah dari Manggarai
Wartakotalive/Dwi Rizki
Situasi Jalan Setiabudi Tengah dari arah Setiabudi, Jakarta Selatan atau Jalan HR Rasuna Said menuju Jalan Sudirman atau kawasan Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (15/6/2019). 

Terkait pembangunan pondasi kereta cepat Light Rail Transit - LRT Jabodebek segmen Cawang-Dukuh Atas di Jalan Setiabudi Tengah pada Senin (17/6/2019), kontraktor tutup sebagian jalan pada Sabtu (15/6/2019).

Penutupan jalan yang berada persis di sebelah Waduk Setiabudi itu mulai dari Komplek St Regis Jakarta hingga Bundaran Landmark Building atau sepanjang 100 meter.

Akibatnya, kendaraan dari Jalan Sultan Agung atau arah Manggarai ke Setiabudi harus bergantian.

Pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas Dilakukan Tanggal 17 Juni 2019 dan Jalan Setiabudi Tengah Ditutup

Begitu juga dengan kendaraan yang berasa dari Jalan HR Rasuna Said atau arah Setiabudi menuju Jalan Sudirman atau kawasan Dukuh Atas, Tanah Abang.

Walau begitu, belum terlihat adanya petugas Kepolisian ataupun Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang mengatur lalu lintas.

Namun, sejumlah pekerja tengah memulai proses pembangunan tiang besi partisi di sisi kiri dan kanan sepanjang Jalan Setiabudi Tengah.

Seperti diketahui sebelumnya, Jalan Setiabudi Tengah akan ditutup sementara mulai dari tanggal 17 Juni 2019 hingga 30 September 2020 terkait pembangunan tiang pondasi LRT Cawang-Dukuh Atas pada segmen Jalan Setiabudi Tengah.

Penutupan lebih dari setahun itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko guna memberikan ruang terkait pengerjaan konstruksi lintasan LRT di sepanjang Jalan Setiabudi Tengah. Mengingat, pekerjaan konstruksi melibatkan peralatan berat.

Oleh karena itu, pihaknya menetapkan rekayasa lalu lintas terkait penutupan jalan yanv menghubungkan wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan dengan Dukuh Atae, Jakarta Pusat itu.

Rekayasa lalu lintas pertama diterapkan mulai dari tanggal 17 Juni 2019 hingga tanggal 28 Februari 2019, yakni selama pihak PT Adhi Karya melakukan pekerjaan bore pile atau pembangunan pondasi tiang LRT selebar 12 meter persegi.

Taufik Anggap LRT Proyek Gagal, Hanya Akan Jadi Objek Wisata

Pengalihan lalu lintas dari arah barat atau Tanah Abang menuju Selatan yang sebelumnya dapat melewati Jalan HR Rasuna Said diarahkan menuju Jalan Margono Djoyokusumo-Jalan Galunggung-Kawasan Landmark-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Setiabudi Raya-Jalan Setiabudi 3 atau dapat melewati Jalan Galunggung-putar balik sebelum Simpang Halimun-Jalan Gembira-Jalan HR Rasuna Said dan seterusnya.

Sedangkan pengalihan lalu lintas dari arah selatan atau kawasan Kuningan ke arah Barat menuju Dukuh Atas, Tanah Abang dialihkan melewatkan Jalan HR Rasuna Said-Jalan Hos Cokroaminoto-putar arah di kupingan Jalan Sumenep-Jalan Latuharhari-belok kanan di Simpang Halimun untuk menuju Jalan Galunggung-Jalan Margono Djoyokusumo-Jalan Setiabudi Raya dan seterusnya.

Apabila pengendara hendak menuju kawasan Sudirman, pengendara dapat melintasi Jalan HR Rasuna Said-Jalan Setiabudi Utara-Jalan Taman Setiabudi 2-Jalan Setiabudi Raya-Jalan Jenderal Sudirman.

"Setelah pengerjaan bore pile selesai, sekitar tanggal 30 Maret 2019 sampai dengan 30 September 2020, Jalan Setiabudi Tengah sudah bisa dilewati kendaraan. Setelah lewat tanggal 30 September 2020 atau seluruh pekerjaan selesai, lalu lintas dibuka normal," ungkapnya dihubungi pada Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, Sigit mengimbau agar para pengendara jalan dapat mematuhi rambu lalu lintas dan instruksi petugas. Tujuannya agar untuk menjaga keselamatan serta penguraian kemacetan selama masa pembangunan. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved