Tip Otomotif

Alur Kembang Ban Depan dan Belakang Berbeda, Ini Fungsi dan Alasannya

BAN mobil mempunyai bentuk bunga atau alur kembang beragam. Namun, masih banyak pemilik mobil yang kurang paham pentingnya bentuk alur kembang itu.

Alur Kembang Ban Depan dan Belakang Berbeda, Ini Fungsi dan Alasannya
pngdownload.id
ILUSTRASI Berbagai tipe alur kembang ban mobil 

"Ban depan fungsinya untuk daya cengkram. Sementara ban belakang, untuk slide, hal tersebut dibutuhkan ketika mobil melaju di tikungan."

BAN mobil mempunyai bentuk bunga atau alur kembang beragam. Namun, masih masih banyak pemilik mobil yang kurang paham mengenai pentingnya bentuk alur kembang ban mobil tersebut.

Buktinya, ketika mau mengganti ban lama dengan yang baru, kerap tidak memperhatikan tipe kembangnya.

Ada pula beberapa pemilik mobil memilih kembangan yang sama antara ban depan dan belakang.

Panji Ardiansyah, Technical Support PT Multistrada Arah Sarana, menjelaskan, bahwa kembangan ban depan dan belakang ada yang sengaja diciptakan berbeda karena suatu alasan.

Tip Mudik Lebaran, Sepelekan Tekanan Udara Ban Nyawa Bisa Melayang, Jangan Remehkan

Begini Cara Ukur Tekanan Ban Mobil Pakai Telapak Tangan

"Ban depan berfungsi sebagai daya cengkram. Sementara fungsi ban belakang untuk slide, hal tersebut dibutuhkan ketika mobil melaju di tikungan," ujar Panji, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Selain itu, kembangan ban depan juga punya fungsi yang vital saat kondisi hujan.

Ban depan berguna sebagai pemecah air. Karena itu, kembangannya didesain berbeda dengan ban belakang.

Lalu untuk ban belakang, perannya lebih sebagai tempat tumpuan energi yang disalurkan oleh mesin dan juga beban dari mobil tersebut.

"Ban belakang juga memiliki fungsi membuat mobil lebih stabil saat diajak berkendara," kata Panji.

Ia menambahkan, jika kembangan ban depan dan belakang dibuat sama, akan berdampak saat mobil melewati tikungan dan saat kondisi permukaan jalan basah.

"Dampaknya ketika melaju di tikungan, mobil akan menjadi tidak stabil ketika menikung. Jika kondisi jalan basah, pembuangan air juga jadi tidak maksimal. Sehingga, jalanan terasa licin," ujar Panji. (Donny Dwisatryo Priyantoro)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Mengapa Kembangan Ban Depan dan Belakang Berbeda"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved