Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Himbauan Agar Masyarakat Tak Tertipu Calo Pembuatan SIM

Himbauannya agar masyarakat Bekasi Kota untuk silakan laksanakan kegiatan pemohon SIM itu datang langsung.

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Himbauan Agar Masyarakat Tak Tertipu Calo Pembuatan SIM
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana 

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, menghimbau kepada masyarakat Bekasi untuk menghindari pembuatan SIM melalui calo.

“Himbauannya agar masyarakat Bekasi Kota untuk silakan laksanakan kegiatan pemohon SIM itu datang langsung ke sini tanpa harus melalui calo,” ucap dia saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, menurutnya, pembuatan sendiri secara langsung itu mendapatkan keuntungan yang salah satunya dengan harga yang murah dan jangan mau ditipu calo SIM, yang harus membayar sebesar Rp 800.000-an.

“Proses pembuatan SIM secara sendiri itu sederhana, cepat, mudah, kemudian kita juga murah karena kita sesuai dengan pembiayan PBPN yang ada,” jelasnya.

Sebelumnya, dilaporkan juga sebanyak lima orang calo SIM berinsial BB, MHD, DJ, KML, dan AA

M telah diringkus petugas cyber calo, baru-baru ini.

BPN Kutip Pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang Menyatakan MK Harus Tegakkan Konstitusi

Anak Ungkapkan Kisah Kehidupan Mereka Sangat Luar Biasa Selama 14 Tahun Robby Sugara Selingkuh

Pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas Dilakukan Tanggal 17 Juni 2019 dan Jalan Setiabudi Tengah Ditutup

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, menuturkan pelaku tersebut telah melakukan penipuan pembuatan SIM yang tidak sesuai prosedur.

“Modusnya itu kelima pelaku mendatangi pemohon SIM yang gagal saat ujian teori dan praktik, lalu mengiming-ngimingi korban agar dipermudah dalam pembuatannya,” kata dia.

Lebih lanjut, menurutnya, korban pun akan dimintai biaya oleh para pelaku sebesar 800 ribu untuk menebus pembuatan SIM tersebut.

“Pengurusan SIM itu pelaku meminta korban dengan biaya kisar 800 ribuan dan tentu harga ini lebih besar dari harga normal sebesar 150 ribu untuk SIM C,” imbuhnya.

Pelaku pun kabarnya nanti akan dijerat dengan pasal 378 KUHP kasus penipuan dan diancam empat tahun penjara.

Eka menambahkan keberadaan calo ini sangat mengganggu masyarakat dan pihak kepolisian, maka harus diberantas.

“Ini memang harus terus diberantas. Mereka pun masih dalam proses penyidik dan akan dikenakan hukuman yang berlaku,” kata dia.

Jawaban Yusril setelah Pernyataannya Digunakan dalam Materi Gugatan oleh Kubu Lawan

Warga Limo Protes Proyek Tol Desari yang Mengakibatkan Lingkungan Mereka Kekeringan Air

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved