Kebakaran

Kebakaran Akibat Arus Pendek Listrik Capai 80 Persen, Begini Pencegahannya

Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi mencatat telah terjadi 20 kasus kebakaran selama Ramadan dan libur lebaran tahun ini.

Kebakaran Akibat Arus Pendek Listrik Capai 80 Persen, Begini Pencegahannya
Wartakotalive.com/Luthfi Khairul Fikri
Komandan Kompi Damkar Kota Bekasi, Nasrudin saat ditemui di kantornya, di Mako Damkar, Bekasi Selatan, Jumat (14/6/2019). 

Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi mencatat telah terjadi 20 kasus kebakaran selama Ramadan dan libur lebaran tahun ini.

Menurut Komandan Kompi Damkar Kota Bekasi Nasrudin, hampir 80 persen kebakaran itu terjadi diakibatkan karena arus pendek atau korsleting listrik.

“Faktor kebakaran itu ada tiga, manusia, alam, dan kehendak sendiri. Tapi 80 persen paling banyak itu karena faktor kelalaian manusia,” ujar Nasrudin saat berbincang di Mako Dakmar, Bekasi Selatan, Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, dia menghimbau masyarakat secara rutin untuk mengganti instalasi listrik secara berkala minimal 10 tahun sekali, sebab instalasi listrik yang buruk dapat memicu arus pendek listrik.

"Instalasi listrik itu kurang lebih 10 tahun harus udah ditarik ulang. Standarnya kurang lebih seperti itu, karena setiap perangkat kelistrikan itukan ada batas usia pemakaiaanya," jelasnya.

Selain itu kata dia, penyebab kebakaran akibat korsleting listrik atau arus pendek juga disebabkan lantaran, masyarakat kerap mengesampingkan standar pemakaiaan alat-alat kelistrikan.

"Misal daya listrik 1300 watt tapi pakai kabel listrik 900 watt, itu kan tidak sesuai standar. Lalu dari alat-alat lstriknya seperti sekringnya dan stop kontaknya itu tidak standar. Itu bisa jadi penyebab (kebakaran)," tambahnya.

Nasrudin juga meminta masyarakat untuk selalu waspada atas potensi kebakaran, setiap meninggalkan rumah, pastikan kembali alat-alat elektronik dalam posisi mati dan ditempatkan di posisi aman.

“Masyarakat yang mana diminta dan dihimbau untuk tidak lalai dan selalu waspada terhadap ancaman kebakaran yang mana kebakaran akan mengalami kerugian yang sangat besar apabila tidak bisa tertangani,” tutur dia.(M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved