Indonesia Membutuhkan Bibit-bibit Wirausaha, Ada Penjelasan dari Bambang Brodjonegoro

Sekarang, Indonesia membutuhkan bibit-bibit wirausaha untuk membuka lapangan kerja lebih luas lagi.

Indonesia Membutuhkan Bibit-bibit Wirausaha, Ada Penjelasan dari Bambang Brodjonegoro
thinkstockphotos
Ilustrasi. Sekarang, Indonesia membutuhkan bibit-bibit wirausaha untuk membuka lapangan kerja lebih luas lagi. 

Tahun 2030 akan menjadi puncak bonus demografi di Indonesia sehingga semakin banyak jumlah penduduk usia produktif.

Dalam mindset kebanyakan orang mungkin wirausaha yang potensial saat ini adalah dengan membangun start up.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sekarang, Indonesia membutuhkan bibit-bibit wirausaha untuk membuka lapangan kerja lebih luas lagi.

Jumlah lapangan kerja yang tersedia tak bisa membendung pencari kerja di Indonesia.

Sehingga perlu banyak pembukaan lapangan kerja baru yang bisa dilakukan para entrepreneur.

China Bilang Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Menyebarkan Berita Bohong

Namun, rasio pengusaha di Indonesia juga masih sangat kecil, sekitar tiga persen dari 270 juta penduduk.

Sementara di negara maju, rata-rata 14 persen penduduknya merupakan entrepreneur.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, tahun 2030 akan menjadi puncak bonus demografi di Indonesia sehingga semakin banyak jumlah penduduk usia produktif.

Kesempatan ini tentu tak akan disia-siakan.

Mau Dapat Bayaran dengan Syarat Ponsel Anda Dilacak?

"Kami ingin dalam konteks bonus demografi ini makin banyak orang Indonesia, terutama kelompok mudanya yang mau jadi entrepreneur," kata Bambang dalam wawancara bersama Kompas.com, Kamis (13/6/2019).

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved