Warga Mulai Urus Berkas Persyaratan ke Dinas Dukcapil Saat Menjelang Berlangsungnya PPDB

Akibat membludaknya permintaan masyarakat yang hendak melakukan legalisasi, Dinas Dukcapil Kota Depok sampai harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Warga Mulai Urus Berkas Persyaratan ke Dinas Dukcapil Saat Menjelang Berlangsungnya PPDB
Warta Kota/Gopis Simatupang
Warga mendatangi ruang pelayanan Dinas Dukcapil Kota Depok di Balai Kota Depok, untuk melakukan legalisasi berkas persyaratan PPDB, Rabu (12/6/2019). 

Jelang dibukanya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), sejak Senin (10/6/2019), sejumlah kalangan orangtua dan wali murid mulai berdatangan ke ruang pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Depok di Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda.

PPDB di Kota Depok sendiri akan dimulai pada akhir Juni di seluruh sekolah se-Kota Depok.

Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Kota Depok, Jaka Susanta mengatakan, setiap menjelang PPDB memang selalu ada peningkatan jumlah warga yang datang ke ruang pelayanan.

Khususnya, mengurus berkas persyaratan untuk anaknya masuk sekolah, seperti legalisasi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Menjelang PPDB sudah rutinitas kami melayani lebih dari 200 berkas yang dilegalisir. Biasanya paling hanya 10 atau 20 berkas, sekarang naik 100 persen," kata Jaka di Balai Kota Depok, Kamis (13/6/2019).

KIARA Menilai Penyegelan yang Dilakukan Anies Hanya Janji Palsu dengan Terbitnya IMB Pulau Reklamasi

Jaka menuturkan, akibat membludaknya permintaan masyarakat yang hendak melakukan legalisasi, Dinas Dukcapil Kota Depok sampai harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Penyebabnya, satu orang warga ada yang mengajukan legalisir sampai 25 lembar berkas.

Saking banyaknya berkas yang harus dilegalisasikan, lanjutnya, pengerjaan yang seharusnya diselesaikan di kantor terpaksa sampai dibawa pulang oleh pegawai pelayanan.

"Jadi biasanya langsung selesai beberapa menit saja, ini bisa sampai ditinggal dulu besok kembali lagi untuk mengambil berkas legalisasi."

"Karena, saking membludaknya permintaan dari masyarakat," terang Jaka.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved