Selain Dilarang di Amerika, Huawei Juga Dilarang di Taiwan

Regulator telekomunikasi Taiwan telah melarang penggunaan komponen dari Huawei untuk digunakan dalam kotak set-top digital TV kabel di Taiwan.

Selain Dilarang di Amerika, Huawei Juga Dilarang di Taiwan
thinkstockphotos
Ilustrasi. Selain ada larangan di Amerika Serikat, ternyata produk Huawei juga dilarang di Taiwan. 

Juru bicara Komisi Komunikasi Nasional (NCC) Taiwan mengatakan, kotak set-top digital yang dipasok oleh penyiar TV kabel di Taiwan tidak bisa lagi menggunakan komponen yang dibuat di China.

Penyedia TV kabel di Taiwan diberitahu tentang larangan tersebut sekitar bulan Maret dan April lalu.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Selain ada larangan di Amerika Serikat, ternyata produk Huawei juga dilarang di Taiwan.

Regulator telekomunikasi Taiwan telah melarang penggunaan komponen dari perusahaan China untuk digunakan dalam kotak set-top digital yang dipakai oleh penyedia jasa TV kabel di negara tersebut.

Pelarangan ini menambah kesengsaraan Huawei dan anak usahanya di bisnis pembuat chip, HiSilicon.

Perang Dagang, Donald Trump: Tarif Adalah Alat Negosiasi Hebat

Dilansir dari South China Morning Post yang dikutip dari Kontan, juru bicara Komisi Komunikasi Nasional (NCC) Taiwan mengatakan, kotak set-top digital yang dipasok oleh penyiar TV kabel di Taiwan tidak bisa lagi menggunakan komponen yang dibuat di China.

Menurut sumber yang merupakan pemegang saham pengendali di operator jaringan kabel, penyedia TV kabel di Taiwan diberitahu tentang larangan tersebut sekitar bulan Maret dan April lalu.

Sementara itu data data NCC mencatat bahwa di Taiwan, set-top box digital untuk TV kabel dan layanan broadband memiliki tingkat penetrasi sebesar 57,6 persen di 8,75 juta rumah tangga.

Huawei Masuk Daftar Hitam, Faktanya Huawei Dapat Kontrak dari 30 Negara

“Secara historis, kami selalu menggunakan set-top box buatan China dengan chip dari HiSilicon. Dengan pembatasan terbaru ini, ke depan kami akan menjauhi chip HiSilicon dan menggunakan produk dari produsen AS dan Eropa, meskipun harganya lebih mahal, ”kata sumber tersebut.

“Kami tidak dapat terikat pada opsi yang memiliki terlalu banyak risiko politik. Saya tidak berpikir operator mana pun akan siap untuk melawan regulator, yang menyetujui dan memperbarui lisensi kami," keluhnya.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved