Permintaan Tri Ambarwati, Ibunda Remaja yang Tewas Dibakar: Tangkap Semua Pelakunya dan Hukum Mati!

Setelah menangkap empat orang pelakunya, polisi meringkus lagi satu orang pelakunya yakni Manarul Hidayat alias Dagol (20).

Permintaan Tri Ambarwati, Ibunda Remaja yang Tewas Dibakar: Tangkap Semua Pelakunya dan Hukum Mati!
Warta Kota
Ibu korban Putra Aditya, Tri Ambarwati saat diemui di kediamannya, Jalan Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (13/6/2019). 

Tri Ambarwati (45) berusaha tegar sejak ditinggal pergi anaknya, Putra Aditya (18) yang tewas dikeroyok dan dibakar oleh delapan pelaku seusianya.

Ia hanya meminta para pelaku yang terlibat dihukum seberat-seberatnya setimpal dengan perbuatannya..

“Ya harusnya bisa kayak gitu hukumannya (hukuman mati), harus setimpal karena anak saya hilang nyawa,” ujar Tri di kediamannya, Jalan Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (13/6/2019) kepada Wartakotalive.com.

Lebih lanjut, Tri berharap pihak polisi segera menangkap seluruh pelaku, karena ia ingin melihat secara langsung wajah pelaku yang secara tega dan sadis menghabisi nyawa anaknya itu.

“Penginnya sih lihat langsung, bisa tatap muka langsung sama pelaku. Iya semua juga penginnya gitu (semua pelaku ditangkap segera),” jelasnya.

Dia bercerita dan mengenang peristiwa tersebut.

“Kronologi saya nggak tau pasti ya, tapi dia minta izin pergi jam 10 malam pas besoknya mau lebaran, bilangnya sih mau keliling takbiran ke Monas, Kota Tua dan sekitarnya,” kata Tri dengan mata berkaca-kaca.

“Pas dia pulang jam 4 pagi dianterin pulang saya nggak tau juga itu siapa nggak kenal, udah dalam kondisi luka bakar. Kita juga panik ya, pokoknya saat itu kondisi dia udah ada yang ngegantiin pakaiannya pakai kemeja dan sweater baru,” paparnya.

Tak butuh berfikir lama, Tri bersama kakak Putra langsung membawa Putra ke rumah sakit.

“Saya bawa ke rumah sakit di Jatirahayu nggak diterima katanya harus dibawa ke rumah sakit besar soalnya luka bakarnya udah 90%. Akhirnya dibawa ke rumah sakit Polri,” ucap Tri.

Setelah tiba di RS Polri, Putra dirujuk ke ruang UGD untuk menjalani ruang operasi guna perawatan secara intensif lebih lanjut.

“Dia udah nggak bisa nafas secara teratur juga dan udah masuk bensin terus dilubangin juga tenggorokannya,” ujarnya. Setelah menjalani operasi Putra tak sadarkan diri hingga meninggal dunia.

Tinggal tiga pelaku

Polisi kini masih memburu tiga pelaku lainnya.

Setelah menangkap empat orang pelakunya, polisi meringkus lagi satu orang pelakunya yakni Manarul Hidayat alias Dagol (20).

“Iya tadi dianterin kesini langsung, yang Dagol. dianterin sama orang tuanya,” ujar Kapolsek Jatiasih, Kompol Illi Anas.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved