Transportasi Online

Pemkot Depok Larang Transportasi Online Ambil Penumpang di Terminal Jatijajar

Larangan mengambil penumpang bagi transportasi online di dalam Terminal Jatijajar untuk menghindari pertikaian dengan transportasi konvensional.

Pemkot Depok Larang Transportasi Online Ambil Penumpang di  Terminal Jatijajar
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Sejumlah awak bus saat akan memberangkatkan penumpang di Terminal Bus Tipe A Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Tapos, Kota Depok, Minggu 2 Juni 2019. 

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan melarang jasa transportasi berbasis aplikasi online mengambil penumpang di Terminal Jatijajar, Tapos, Depok, Jawa Barat.

"Iya dilarang (mengambil penumpang) karena moda transportasi ini bisa saja mematikan sumber nafkah para pengemudi angkot (angkutan kota--Red) yang berada di Terminal Jatijajar. Kan kasihan juga mereka."

Hal itu disampaikan Kepala Tata Usaha Terminal Jatijajar Dudi kepada wartawan, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/6/2019).

Kemenhub Tak Jadi Larang Diskon dan Promo Tarif Ojek Online

4 Pelaku Order Fiktif Aplikasi Transportasi Online Dibekuk Petugas Polda Metro Jaya

Larangan transportasi online mengambil penumpang di dalam terminal tersebut juga dilakukan untuk menghindari pertikaian antara transportasi online dan transportasi umum (non-online).

Menurut dia, transportasi online ini merupakan moda transportasi yang tidak memiliki izin trayek.

"Jadi selain di dalam terminal, transportasi online juga dilarang mengambil penumpang dalam radius 100 meter di sekitar terminal. Terminal ini hanya memberikan pelayanan terhadap angkutan umum yang memiliki trayek resmi," ujar Dudi.

Hendak Tangkap Broker Nakal, Polisi Malah Temukan Pelaku Prostitusi Online di Kalibata City

Ini Peran Eks Kapolda Metro Sofyan Jacob Atas Dugaan Makar hingga Akhirnya Ditetapkan Tersangka

Boleh Mengantar

Meski pun melarang transportasi online mengambil penumpang di dalam Terminal Jatijajar, pihaknya tetap memperbolehkan transportasi online untuk mengantarkan penumpang ke dalam terminal.

Dudi mengatakan, pihaknya tidak segan-segan untuk mengusir transportasi online yang masih bandel mengambil penumpang di kawasan Terminal Jatijajar.

"Kalau masih ada yang ambil penumpang, kami pasti usir. Kan banyak tim penjagaan juga di sini," ujarnya.

Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved