Cegah Sampah Plastik di Laut

Mulai 12 Juli 2019 di Jabar, Sampah Plastik Bisa Ditukar Jadi Emas

Mulai 12 Juli di Jabar, Sampah Plastik Bisa Ditukar Jadi Emas Hasil Kerja Sama Pemprov Jabar dengan PT Pegadaian Kanwil X Jabar dan PT Plastik Energi.

Mulai 12 Juli 2019 di Jabar, Sampah Plastik Bisa Ditukar Jadi Emas
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Hermansyah di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (18/3/2019). 

BAGI warga Provinsi Jawa Barat, mulai sekarang rajinlah kumpulkan sampah plastik.

Sebabm nulai 12 Juli 2019,  Pemerintah Provinsi Jawa Barat merencanakan memulai program tukar sampah plastik jadi emas.

Program kerja sama dengan PT Pegadaian Kanwil X Jabar itu rencananya akan diluncurkan di Pangandaran.

"Semua warga tukarkan sampahnya kepada bank sampah yang nanti menjadi mitra. Nanti hasil penjualan sampah dari bank sampah itu akan dikonversi jadi emas," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, usai rapat bersama PT Pegadaian Wilayah Jabar di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kamis (13/6/2019).

Pria yang akrab disapa Emil itu menerangkan, program itu juga akan dikerjasamakan dengan PT Plastik Energi yang merupakan perusahaan pengolah sampah menjadi energi solar.

"(PT Plastik Energi) sedang persiapan feasibility studies membangun lima lokasi pegolahan sampah plastik jadi solar," ujar Emil.

Ia menuturkan, Pangandaran dipilih jadi lokasi peluncuran untuk menandai keseriusan Pemprov Jabar menangani sampah plastik di laut.

Emil ingin program itu bisa jadi mengubah citra negarif Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang sampah terbesar ke laut.

"Pangandaran karena sampah plastiknya mengemuka di laut Pangandaran. Saya tekankan supaya Indonesia sebagai negara pemroduksi sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia setelah China ini bisa jauh berkurang dengan semangat dari Jabar," tutur dia.

Selain itu, ia berharap program itu bisa mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap sampah tak punya nilai ekonomi.

Halaman
1234
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved