Isu Makar

Moeldoko Bilang Tim Mawar Tidak Terlibat Kerusuhan 21-22 Mei karena Alasan Ini

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan, tidak ada keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/5/2019). 

KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan, tidak ada keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta.

Moeldoko memastikanTim Mawar telah dibubarkan sehingga tak ada kaitannya dengan kerusuhan tersebut.

"Sebenarnya jangan bicara Tim Mawar lagi, karena Tim Mawar dulu," ujar Moedoko di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Rabu (12/5/2019).

Kuasa Hukum Ingin Kivlan Zen Diberi Kesempatan Jelaskan Langsung Tuduhan Rencana Pembunuhan Pejabat

"Hanya dikatakan 'oh Tim Mawar', tapi sesungguhnya dalam kerusuhan sekarang ini tidak ada Tim Mawar," sambungnya.

Moeldoko mengaku tidak mengetahui apakah ada mantan anggota Tim Mawar yang terlibat dalam kerusuhan 21-22 Mei.

Mantan Panglima TNI itu berpendapat, sebaiknya semua pihak menunggu hasil penyidikan pihak kepolisian terkait hal tersebut.

Jusuf Kalla Sebut Prabowo Orang yang Realistis, Yakin Bakal Terima Apapun Putusan MK

"Kalau perorangannya kita enggak tahu, nanti polisi yang lebih tahu dari hasil penyidikan," ucap Moeldoko.

Moeldoko ‎meminta agar tidak ada lagi pihak yang menyebut Tim Mawar dan mengaitkannya dengan kerusuhan.

"Jangan lagi menyebut Tim Mawar, nanti merancukan situasi," pintanya.

Kivlan Zen Janjikan IR Berlibur ke Mana pun Jika Bisa Bunuh Bos Charta Politika Yunarto Wijaya

Sebelumnya, mantan Komandan Grup IV Sandi Yudha Kopassus Mayjen TNI (Purn) Chairawan, mempersoalkan penyebutan 'Tim Mawar' dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 yang bertajuk 'Tim Mawar dan Rusuh Sarinah'.

Oleh karenanya, ia melaporkan hal tersebut bersama kuasa hukumnya, ke Bareskrim Polri, Rabu (12/6/2019).

Ia menegaskan, Tim Mawar sudah bubar sejak tahun 1999 silam.

 Hapus Operasi Yustisi, Anies Baswedan: Kok Kita Biarkan Negara Larang Orang Masuk ke Sebuah Wilayah?

Sehingga, bila pun memang ada mantan anggota atau personel yang terlibat dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019, Chairawan bersikeras tidak bisa disebut sebagai tim.

"Tim Mawar kan udah bubar. Itu kan menyudutkan berarti. Tahun 99 sudah bubar. Kalau pun ada, itu kan personel, anggota," ujar Chairawan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved