Pilpres 2019

Ini Profil dan Rekam Jejak 9 Hakim MK yang akan tentukan nasib Prabowo dan Sengket Pilpres 2019

Ini Profil dan Rekam Jejak 9 Hakim MK yang akan tentukan nasib Prabowo dan Sengket Pilpres 2019. Simak selengkapnya.

Ini Profil dan Rekam Jejak 9 Hakim MK yang akan tentukan nasib Prabowo dan Sengket Pilpres 2019
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). 

SIDANG perdana sengketa Pilpres 2019 akan digelar di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (14/6/2019). 

Pilpres 2019 memang akhirnya harus berakhir dengan sengketa  Pilpres di MK lantaran tim kuasa hukum Paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi tak terima dengan hasil rekapitulasi KPU RI.

Hasil rekapitulasi KPU RI memang pada akhirnya memenangkan Paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf. 

KPK Lelang Satu Set Action Figure Milik Koruptor Zumi Zola, Dihargai Rp 45 Juta

Syifa Hadju Tak Menolak Jika Angga Aldi Yunanda Ajak Balikan

Tidak Hanya Musisi, Karya Produser Musik Digital juga Diadu di Electronic Music Producer Contest

Sidang besok hari akan beragendakan pemeriksaan pendahuluan.

Juru bicara MK, Fajar Laksono, mengatakan dalam sidang itu sembilan hakim konstitusi akan mendengarkan dalil permohonan yang diajukan pemohon capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Jadi pemohon kan kemarin sudah menyerahkan permohonan tertulis, sudah teregistrasi, kesempatan pertama pemohon menyampaikan permohonannya itu kepada majelis hakim," ujar Fajar Laksono kepada Quin Pasaribu yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Rabu (12/06).

Kalaupun ada penilaian bahwa permohonan itu tak memenuhi syarat, hakim MK akan tetap melanjutkan persidangan.

Menurut Fajar, sebaik atau seburuk apa pun dalil itu, menjadi kewenangan hakim konstitusi untuk memutuskan dalam sidang putusan 28 Juni 2019.

"Itu kewenangan hakim MK. Mau diperlakukan seperti apa, itu kewenangan MK yang kemudian ya harus melewati serangkaian persidangan. Kalau ada pihak-pihak minta (menolak gugatan) silakan saja jadi opini. Secara normatif itu kewenangan hakim MK," jelasnya.

Jokowi Ajak Pengusaha Curi Peluang di Saat Perang Dagang Amerika dan China

Tito Karnavian Bantah Sebut Kivlan Zen Dalang Kerusuhan 21-22 Mei 2019, Begini Penjelasannya

Konsumen Mulai Tinggalkan Motor Sport, Beralih ke Skutik Premium, Ini Daftar Harga Kedua Model

"Hakim MK tidak bisa didesak melakukan ini-itu," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved