Pilpres 2019

Besok Sidang Perdana Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Kominfo Kembali Batasi WhatsApp dan Medsos

Kemungkinan, Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo batasi penggunaan WhatsApp dan medsos.

Besok Sidang Perdana Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Kominfo Kembali Batasi WhatsApp dan Medsos
Istimewa
ilustrasi aplikasi medsos 

Besok, Jumat (14/6/2019), sidang perdana gugatan sengketa Pilpres 2019 yang diajukan dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemungkinan, Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo batasi penggunaan WhatsApp dan medsos.

WartaKotaLive melansir Kompas.com, MK gelar sidang perdana permohonan sengketa pilpres yang diajukan Prabowo-Sandi, besok.

Jika situasi memanas dan menjadi tak kondusif, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) membuka peluang untuk kembali membatasi penggunaan WhatsApp dan media sosial.

Selain Kasus Makar, Mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob Juga Diduga Sebarkan Hoaks

Begini Nasib Jaringan WA dan Medsos Saat Sidang Sengketa Pilpres Jokowi Vs Prabowo di MK

Ini Daftar Harga Mobil Murah Juni 2019, Banderol Datsun GO dan GO+ Naik Signifikan

Hal itu dilakukan guna menekan penyebaran hoaks.

Hal tersebut diutarakan oleh Plt. Kepala Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

Menurut dia, pihak Kominfo akan melihat terlebih dahulu seperti apa eskalasi berita hoaks yang beredar melalui media sosial pada besok hari hingga pengumuman keputusan sidang.

Ferdinandus juga mengatakan, pembatasan akses ke media sosial dapat dilakukan jika penyebaran bernada hasutan meningkat dan disertai adanya kejadian yang membahayakan NKRI.

Ryamizard Ryacudu Tanya Prajurit Kopassus Satu per Satu demi Pastikan Tidak Terlibat Rusuh 21-22 Mei

Tidak Lagi Memikirkan Pernikahan di Usia 50 Tahun, Thomas Djorghi: Lebih Baik Terbang ke Luar Negeri

Ketua Setara: Pengungkapan Dalang Kerusuhan 21- 22 Mei Dianggap Proses Hukum Biasa

"Situasional dan Kondisional. Jika eskalasi berita hoaks dan hasutan meningkat sangat luar biasa disertai dengan kejadian di sekitar MK yang membahayakan keutuhan NKRI," ungkap Ferdinandus saat dihubungi KompasTekno, Kamis (13/6/2019).

Pembatasan yang dilakukan akan serupa dengan yang dilakukan Kominfo saat situasi memanas pascapemilu pada 21 dan 22 Mei lalu.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved