LRT Jakarta

Taufik Anggap LRT Proyek Gagal, Hanya Akan Jadi Objek Wisata

Proyek kereta ringan dengan rute Velodrome-Kelapagading itu diprediksi hanya menjadi objek wisata warga Jakarta saja.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik menilai transportasi kereta Lintas Raya Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) adalah proyek gagal.

Bahkan politisi Gerindra itu menyebut ada tiga kegagalan proyek ini.

Pertama, molornya penyelesaian tahap 1 Velodrome-Kelapagading.

Proyek LRT tahap 1 ditargetkan rampung sebelum Asian Games 2018 yang dimulai pada 18 Agustus tahun lalu.

LRT itu diharapkan bisa menjadi transportasi yang memudahkan para atlet menjangkau venue olah raga yang tersebar di beberapa titik Ibu Kota.

Namun hingga pesta olah raga terbesar se-Asia ini berakhir pada 2 September 2018, kereta LRT tahap 1 belum juga digunakan secara komersil.

"LRT itu proyek gagal. Gagal waktu. Waktu pendirian LRT itu semua ngotot untuk kepentingan Asian Games. Sudah berlalu hampir setahun tapi LRT gak jadi-jadi," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Kegagalan kedua dari proyek LRT itu kata Taufik dilihat dari fungsinya.

Selain gagal berfungsi mengangkut atlet berlaga pada Asian Games, LRT juga dinilai tak punya banyak sumbangsih menyelesaikan kemacetan di Ibu Kota.

"Buat mengurangi kemacetan menurut saya enggak berfungsi itu. Itu kan jarak yang sangat dekat sekali,  dari Velodrome ke Kelapagading," kata Taufik.

Halaman
12
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved