Breaking News:

Pengeroyokan

Saling Ejek, Seorang Remaja Dibakar hingga Tewas di Bekasi

Seorang remaja, Putra Aditya (18) tewas dibakar oleh sekelompok orang di Jatiasih, Kota Bekasi pada Rabu (5/6/2019) lalu.

Penulis: Luthfi Khairul Fikri | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakil Kepala Polrestro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana 

Seorang remaja Putra Aditya (18) tewas dibakar oleh sekelompok orang di Jatiasih, Kota Bekasi pada Rabu (5/6/2019) lalu.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, mengatakan peristiwa tersebut terjadi karena bermula saling mengejek sesama kelompok remaja di Jalan Raya Kodau, Jatiasih, Bekasi.

“Korban diserang sekelompok orang atas nama R dan temannya sebanyak 8 orang karena bermula saling ejek. Dan saat penyerangan itu, tersangka sempat lari ke korban, ngambil bensin dan disiramkan ke korban," ujar Eka Mulyana kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi, Rabu (12/6/2019)..

Lebih lanjut, menurutnya korban mengalami luka bakar 60 persen akibat kejadian itu, kemudian korban sempat kabur dari TKP pengeroyokan.

Namun nahas setelah dilakukan perawatan korban tak kuasa hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit Kramat Jati.

"Jadi korban pada tanggal 5 Juni itu sudah dalam keadaan terbakar sebanyak 60 persen kemudian meninggal 2 hari kemudian di rumah sakit," jelasnya.

Saat kronologi kejadian tersebut disebabkan saat itu korban mengacungkan jari tengah kepada para pelaku yang melintas di lokasi dan menantang pelaku untuk turun

"Motifnya sih biasa antara kumpulan anak-anak muda suka saling ceng-cengan dan ejek-ejekan, lalu dikejar korban dan diseret oleh para pelaku hingga hampir tak berdaya,” kata Eka.

Pemukulan kemudian terus terjadi hingga pada akhirnya salah satu pelaku bernama Buluk -nama samarannya- menyiramkan bensin yang dijual pedagang eceran di lokasi ke tubuh korban.

Korban sempat terbakar selama 30 detik, warga sekitar kemudian menolong korban, sementara para pelaku melarikan diri dengan pulang ke rumah masing-masing.

Polisi kemudian langsung menangkap empat pelaku diantaranya RAS (17), NS (24), TG (16), AP (22), sementara empat pelaku lainnya menjadi DPO yakni Riyo, Ziko/Zikoi, Dagol dan Riko.

"Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHP," tutur Eka.(M20)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved