Pilpres 2019

Minta Koalisi Dibubarkan, Rachland Nashidik Akan Dipanggil Konwas Demokrat

Partai Demokrat memastikan pernyataan Wasekjen Rachland Nashidik bukan pernyataan resmi partai. Rachland akan segera dipanggil Konwas Demokrat.

Minta Koalisi Dibubarkan, Rachland Nashidik Akan Dipanggil Konwas Demokrat
Warta Kota/henry lopulalan
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok 

“Justru yang seperti ditolak banyak kalangan karena melahirkan penghinaan, ini partai plin plan dan sebagainya, jadi para senior sebut koalisi ya harus konsisten, jangan begitu kalah malah ke yang menang,” ungkap Guru Besar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Menurut Mubarok, partainya memang tidak menutup kemungkinan adanya berpisah dari BPN. Tetapi hal tersebut hanya akan dilakukan saat seluruh proses Pemilu telah usai.

“Bahwa nanti sudah selesai ada perubahan politik dan sebagainya ya boleh-boleh aja tapi tidak boleh bermain di tikungan,” jelasnya.

Seperti dikutip kompas.com Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik mengusulkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto segera membubarkan koalisi partai politik pendukungnya.

Adapun parpol pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur yakni, Partai Gerindra, PKS, PAN, Berkarya dan Demokrat.

"Saya usul, Anda (Prabowo) segera bubarkan koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir," ujar Rachlan seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @RachlandNashidik, Minggu (9/6/2019).

JUBIR BPN Tunjukkan Sejumlah UU dan Surat Edaran Menteri BUMN Dilanggar Cawapres 01 KH Maruf Amin

Tiga Pimpinan KPK Pastikan Tak Maju Lagi untuk Periode 2019-2023, Dua Orang Belum Tentukan Sikap

Video Panas 11 Menit Polwan yang Disebar Sang Pacar Napi, Begini Sekarang Nasib Mereka

Menurut Rachland, saat ini Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 telah usai.

Kendati Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandiaga mengajukan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK), namun Rachlan menilai proses tersebut tidak melibatkan peran partai.

Oleh sebab itu, kata Rachlan, sebagai pemimpin koalisi Prabowo sebaiknya menggelar pertemuan resmi terakhir untuk membubarkan koalisi.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved