Pilpres 2019

JUBIR BPN Tunjukkan Sejumlah UU dan Surat Edaran Menteri BUMN Dilanggar Cawapres 01 KH Maruf Amin

Jubir BPN akhirnya membongkar sejumlah undang-undang dan Surat Edaran Menteri BUMN yang dilanggar oleh KH Maruf Amin.

JUBIR BPN Tunjukkan Sejumlah UU dan Surat Edaran Menteri BUMN Dilanggar Cawapres 01 KH Maruf Amin
kompas.com
Cawapres 01 KH Maruf Amin digugat oleh BPN Prabowo-Sandi karena dianggap melanggar UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu. 

Ada 16 persyaratan yang harus dilampirkan oleh Capres/Cawapres ketika mendaftar ke KPU.

Salah satu persyaratan itu diduga tidak dipenuhi oleh KH Maruf Amin sebagaimana diatur dalam Pasal 227 huruf P.

Bunyi Pasal 227 Huruf P: "Surat pernyataan pengunduran diri dari karyawan atau pejabat badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah sejak ditetapkan sebagai Pasangan Calon Peserta Pemilu."

Namun menurut Bambang, nama Ma'ruf Amin masih tercatat sebagai pejabat di bank BNI Syariah dan Mandiri Syariah yang dimuat dalam website resmi kedua bank milik penerintah itu.

"Seseorang yang menjadi bakal calon presiden atau wakil presiden harus berhenti sebagai karyawan atau pejabat BUMN," kata dia.

Selain itu, lanjut Bambang, Ma'ruf Amin juga belum menyerahkan dokumen pengunduran dirinya sebagai karyawan atau pejabat di BUMN saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum.

"Di kolom D-nya itu apakah sudah menandatangani pengunduran diri sebagai karyawan atau pejabat dari BUMN, ternyata beliau tidak memberi contreng. Katanya belum. Kok sampai sekarang belum juga," ucap mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Sebelumnya, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, pasangan Prabowo-Sandiaga kalah suara dari pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Jokowi-Ma'ruf. Selisih suara keduanya mencapai 16.594.335.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Sebut Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi"Penulis : Kristian Erdianto

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved