Jadi Tersangka, Bagaimana Nasib Saham Terafiliasi dengan Sjamsul Nursalim

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah menetapkan Sjamsul Nursalim sebagai tersangka, bagaimana nasib saham terafiliasi dengan Sjamsul Nursalim.

Jadi Tersangka, Bagaimana Nasib Saham Terafiliasi dengan Sjamsul Nursalim
thinkstockphotos
Ilustrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah menetapkan Sjamsul Nursalim sebagai tersangka, Senin (10/6/2019). Bagaimana nasib saham emiten yang terafiliasi dengan Sjamsul Nursalim. 

Sjamsul Nursalim merupakan pendiri beberapa emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

MAPI juga memiliki beberapa anak perusahaan yang melantai di bursa seperti PT Mitra Aktif Perkasa Tbk (MAPA) dan MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB).

WARTA KOTA, PALMERAH--- Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah menetapkan Sjamsul Nursalim sebagai tersangka, Senin (10/6/2019).

Sjamsul yang memiliki nama lahir Liem Tjoen Ho ini terjerat kasus penyelewengan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Kerugian negara dalam kasus BLBI mencapai Rp 4,58 triliun.

Sjamsul merupakan pendiri beberapa emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Perang Dagang, Donald Trump: Tarif Adalah Alat Negosiasi Hebat

Ia sebagai pendiri emiten ban PT Gajah Tunggal Tbk dengan kode saham GJTL pada 1951.

Menurut situs resmi perusahaan, mulanya GJTL ini bergerak di bidang manufaktur produksi ban sepeda.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan berekspansi dengan memroduksi berbagai jenis ban luar dan ban dalam untuk kendaraan bermotor.

Perang Dagang Belum Reda, Apple Sudah Siapkan Rencana Cadangan

Kemudian tahun 1995, Sjamsul mendirikan salah satu raksasa ritel di Indonesia PT Mitra Adiperkasa Indonesia (MAPI).

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved