Huawei Masuk Daftar Hitam, Faktanya Huawei Dapat Kontrak dari 30 Negara

Dibalik masuknya Huawei dalam daftar hitam, ternyata tidak membuat bisnis Huawei lemah karena dapat kontrak 5G di 30 negara.

Huawei Masuk Daftar Hitam, Faktanya Huawei Dapat Kontrak dari 30 Negara
thinkstockphotos
Ilustrasi. Yang pasti, kontrak tersebut bukan berasal dari negara sekutu terdekat AS seperti Australia, Selandia baru, dan Jepang. 

Kontrak itu membuat Huawei muncul sebagai perusahaan penyedia jaringan 5G dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Huawei sukses membuat panggilan 5G pertama di dunia dan meluncurkan perangkat terminal 5G pertama.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China berdampak terhadap produsen teknologi asal China, Huawei.

Akibat perang dagang, Pemerintah Amerika Serikat memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam.

Efeknya perusahaan teknologi asal Amerika Serikat memutus kerja sama dengan Huawei.

Akan tetapi, dibalik masuknya Huawei dalam daftar hitam, ternyata tidak membuat bisnis Huawei lemah.

Buktinya Huawei memperoleh 46 kontrak 5G komersial di 30 negara.

Situs Economic Times yang dilansir Info Komputer menyebutkan kontrak itu membuat Huawei muncul sebagai perusahaan penyedia jaringan 5G dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Sayangnya, Huawei tidak mengungkapkan negara-negara mana saja yang telah bekerja sama dengan Huawei.

Yang pasti, kontrak tersebut bukan berasal dari negara sekutu terdekat AS seperti Australia, Selandia baru, dan Jepang.

Perang Dagang Belum Reda, Apple Sudah Siapkan Rencana Cadangan

Halaman
1234
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved