Pilpres 2019

Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Gerindra Pilih Fokus Diskualifikasi Jokowi-Maruf Amin di MK

Partai Gerindra mengaku pernah mendapatkan tawaran jabatan Menteri dari partai koalisi pemerintah. Tawaran tersebut Gerindra tolak.

Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Gerindra Pilih Fokus Diskualifikasi Jokowi-Maruf Amin di MK
Istimewa
ANDRE Rosiade, Wakil Sekjen Partai Gerindra 

Pilpres 2019 ini sudah usai, dengan penetapan pasangan Jokowi-Maruf Amin sebagai pemenangnya. 

Namun masih ada sengketa Pilpres 2019 yang harus diselesaikan.

Sempat Partai Gerindra dapat tawaran berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi di periode ke 2 ini.

Namun, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra memastikan partainya kini lebih fokus dalam memenangkan gugatan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jokowi dan Prabowo Akhirnya Bertegur Sapa di Tengah Tegangnya Sengketa Pilpres 2019

14 Juni Sidang Perdana Sengketa Pilpes, Inilah 9 Hakim Mahkamah Konsitusi yang akan Pimpin

KPU Jakarta Timur Siapkan 6 Kotak Kontainer Dokumen Alat Bukti Jelang Sidang MK

Hal tersebut diungkapkan Andre dalam program Sapa Indonesia Pagi Kompas Tv pada Rabu (12/6/2019).

“Saya sudah sampaikan bukan hanya Demokrat yang ditawarkan posisi Menteri tentu kami juga ditawarkan,” ungkap Andre dalam tayangan yang juga dihadiri perwakilan PAN dan Demokrat itu.

Namun kata Andre, hingga kini partainya tidak terfikirkan untuk menerima tawaran tersebut.

Sebab, menurutnya kini partainya masih fokus dalam memenangkan Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi.

“Jadi fokus kami itu di MK, kami meyakini gugatan kami di MK bisa mendiskualifikasi Jokowi Ma’ruf dan menetapkan Prabowo Sandi sebagai pemenang Pilpres 2019,” jelas Andre.

Menurut Andre, Gerindra tidak akan goyah dengan tawaran-tawaran jabatan yang diiming-imingi partai koalisi pemerintah.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved