Arus Balik Lebaran

Masih Ramai Arus Balik Lebaran, Kemenhub Imbau Angkutan Barang Tidak Melintasi Tol hingga 12 Juni

Ruas jalan tol yang dikenakan pembatasan operasional mobil barang yaitu ruas Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang.

Masih Ramai Arus Balik Lebaran, Kemenhub Imbau Angkutan Barang Tidak Melintasi Tol hingga 12 Juni
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Razia angkutan barang di jalan tol. 

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Hubdat) memprediksi lalu lintas untuk arus balik masih ramai hingga hari ini, Senin (10/6/2019).

Dari data yang diperoleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, tercatat total 451.104 kendaraan telah kembali ke Jakarta. Yaitu dari arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan selama H+1 sampai dengab H+2 Lebaran 2019 atau pada hari Jumat-Sabtu (7-8 Juni 2019) kemarin.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga menjelaskan, bahwa dengan jumlah lalu lintas selama dua hari arus balik ini, baru memenuhi 37% dari total lalu lintas mudik atau sebesar 1,21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 sampai dengan H-7 arus balik Lebaran 2019.

Sehingga terdapat sisa 63% atau sebanyak 765.000 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan menuju Jakarta.

Oleh karena itu, guna meminimalisir kepadatan arus lalu lintas, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mempersiapkan sejumlah strategi.

Sebelum Tusuk Tetangga dan Bakar Rumah, Adi Sempat Bakar Motor

Prediksi Arus Balik Akan Terus Terjadi Hingga H+10 Lebaran

CCTV Warisan Ahok Ternyata Rekam Lengkap Detik-Detik Kerusuhan 21-22 Mei 2019, Anies Dikritik

“Karena saya lihat masih banyak jumlah pemudik yang belum kembali ke Jakarta, maka Pemerintah mengimbau bagi mobil barang untuk tidak melintasi ruas jalan tol. Mulai dari Semarang hingga Jakarta sampai 12 Juni mendatang atau diperpanjang 2 hari dari sebelumnya 10 Juni,” kata Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Senin (10/6/2019).

Budi juga menegaskan bahwa perpanjangan dua hari hingga 12 Juni ini sifatnya adalah imbauan.

Adapun ruas jalan tol yang dikenakan pembatasan operasional mobil barang yaitu hanya pada ruas Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang.

"Sebelumnya kami mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2019 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2019 pada 16 Mei yang lalu. Dalam PM 37/2019 ini sebelumnya tertulis pembatasan operasional mobil barang berlaku di beberapa ruas jalan tol dan ruas jalan nasional untuk arus balik pada tanggal 8-10 Juni," jelasnya.

Sama seperti yang tertuang dalam PM 37/2019, dalam imbauan yang berlaku hingga 12 Juni mendatang ini mobil barang yang dikenakan pembatasan operasional.

Yaitu mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan; dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan.

“Pembatasan operasional dikecualikan bagi mobil barang pengangkut sepeda motor dalam rangka mudik dan balik gratis angkutan lebaran, pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas. Lalu barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok seperti beras, tepung terigu, dan sebagainya,” kata Budi.

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada Aptrindo, Organd, dan Alfi ini meminta tiap asosiasi untuk menyampaikan kepada seluruh operator logistik dan truk. Bahwa jalan tol Trans Jawa, Ruas Semarang sampai dengan Jakarta karena akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

“Dengan demikian mobil barang logistik sumbu 3 ke atas dari mulai tanggal 11 Juni 2019 pukul 00.00 sampai dengan tanggal 12 Juni 2019 pukul 24.00 diharapkan menggunakan jalan arteri (non tol). Yaitu melalui Jalur Pantura Semarang – Cirebon – Indramayu – Karawang - Bekasi,” jelas Budi.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved