Lebaran

Gubernur Banten Sebut Lebaran Momen Kembalikan Semangat Kerja ASN sebagai Pelayan Publik

Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan bahwa Idul Fitri seyogyanya dijadikan sebagai momentum bagi para aparatur sipil negara (ASN)

Gubernur Banten Sebut Lebaran Momen Kembalikan Semangat Kerja ASN sebagai Pelayan Publik
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim saat Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah dengan Jajaran Pemerintahan Provinsi Banten di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

SERANG, WARTAKOTALIVE.COM -- Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan bahwa Idul Fitri seyogyanya dijadikan sebagai momentum bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Pemprov Banten untuk mengembalikan fitrahnya sebagai pelayan masyarakat.

Khususnya dalam peningkatan kedisiplinan, etos kerja dan kerja sama antar pegawai demi hasil program pembangunan yang optimal dan menyejahterakan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam sambutannya pada Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah Jajaran Pemerintahan Provinsi Banten di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (10/6/2019). Gubernur mengapresiasi tingkat kehadiran ASN pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran yang cukup tinggi.

Gubernur Banten Wahidin Halim saat Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah dengan Jajaran Pemerintahan Provinsi Banten di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (10/6/2019).
Gubernur Banten Wahidin Halim saat Halal Bihalal Idul Fitri 1440 Hijriyah dengan Jajaran Pemerintahan Provinsi Banten di Lapangan Setda Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (10/6/2019). (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Namun, ia juga meminta Sekretaris Daerah beserta jajarannya seperti BKD dan Inspektorat dapat menindak ASN yang tidak hadir tanpa keterangan pada hari pertama masuk kerja.

"Lebaran kembali kepada fitrah dan kesucian. Idul fitri memiliki kosakata beragam, tidak hanya kembali dari mana dia berasal, tapi juga kembali jadi diri sebagai pegawai dan ASN. Kalau hari ini apel, ya apel hadir. Saatnya kembali bersama-sama, berkumpul dengan rekan kerja, bekerja dan melayani masyarakat. Ada waktunya berlibur, ada waktunya bekerja, ada waktunya bermain dan ada waktu bertafakkur. Kalau ASN yang hadir sekarang saja bisa, kenapa yang tidak hadir tidak bisa melakukan hal yang sama," ujar pria yang akrab disapa WH ini.

Gubernur menjelaskan, selain mulai melaksanakan pekerjaan, silaturahim yang terbangun pada saat apel semacam ini sangat dirindukan karena belum tentu dapat bertemu di hari-hari biasa bahkan dengan teman satu OPD.

Momen silaturahim tersebut dapat dijadikan para pegawai saling memaafkan kesalahan antar saudaranya secara bertatap muka agar benar-benar kembali kepada fitrah.

"Janganlah pelihara dendam karena hanya akan merusak diri sendiri dan iman kita, tidak ada menfaatnya. Semua harus memaafkan," ucap Wahidin.

Oleh karenanya, Gubernur meminta Sekda Banten beserta jajarannya melakukan pembinaan secara berjenjang terhadap ASN yang tingkat kedisiplinannya masih relatif rendah.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved