Kabar Tokoh

Diskusi Umum Polemik Bentuk Masjid, Ridwan Kamil disoraki Peserta

Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Jawa Barat mengadakan acara diskusi umum dan silaturahmi terbuka di Masjid Pusdai, Bandung, Senin (10/6/2019).

TUJUAN lain diadakannya acara ini adalah sebagai forum kalrifikasi (tabayyun) mengenai polemik Masjid As Safar di rest area tol Cipularang, Bandung yang dirancang oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Adalah Ustaz Rahmat Baequni seorang penceramah yang menganggap masjid rancangan mantan walikota Bandung itu mengandung simbol-simbol pemujaan terhadap setan atau illuminati.

Sebagai penyelenggara acara diwaikili oleh KH. Rahmat Sjafei, selaku ketua MUI Jawa Barat.

Ditetapkan Tersangka Makar, Ini Sosok Komjen Purn Sofjan Jacoeb

BERITA FOTO: Penampakan Gubernur Anies saat Halal Bi Halal dengan PNS Pemprov DKI Jakarta

Dalam acara yang berlangsung pada pukul 9 pagi itu terlihat antusias peserta sangat tinggi.

Bahkan banyak peserta yang tertahan dan akhirnya menyimak di luar ruangan acara karena terbatasnya area acara.

Dalam acara yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut baik Rahmat Baequni maupun Ridwan Kamil menjelaskan argumen masing-masing dengan bantuan slide show.

Acara beberapa kali berhenti karena riuhnya suara sorak-sorak peserta di dalam maupun luar ruangan.

Ridwan Kamil sendiri beberapa kali disoraki oleh peserta ketika menjabarkan karifikasinya.

BERITA FOTO: Ini yang Dilakukan Petugas untuk Bikin Indah Taman di Ibu Kota

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Imbau Warga Pendatang Lapor ke RT/RW Untuk Pendataan Pemukim Baru

Menjelang siang acara ditutup dengan pernyataan dari KH. Rahmat Sjafei. Ketua MUI Jawa Barat ini menekankan
bahwa dalam persoalan seperti polemik Masjid As Safar ini masyarakat hendaknya tidak usah dibahas lagi.

Iapun meminta masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi berbagai macam perbedaan pendapat dan hasil hasil pemikiran atau ijtihad. Ia juga berpesan afar masyarakat lebih teliti dan bijak dalam menerima informasi.

Penulis: Muhamad Rusdi
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved