Berbagai Alasan ASN Absen di Hari Pertama, Ada yang Ngaku Salah Booking Tanggal Tiket Pulang

Idris menuturkan, di antara berbagai alasan ketidakhadiran ASN, ada yang wajar, ada pula yang bikin geleng-geleng kepala.

Berbagai Alasan ASN Absen di Hari Pertama, Ada yang Ngaku Salah Booking Tanggal Tiket Pulang
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Apel dan halal bihalal bersama ASN di Lapangan Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Senin (10/6/2019). 

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad menyebut tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) yang berdinas di lingkungan Pemerintah Kota Depok mencapai 99,99 persen.

Meski tak menyebut angka pastinya, Idris tak menampik ada ASN yang absen dengan berbagai alasan.

Dikatakan Idris, saat ini data kehadiran atau presensi ASN masih dalam proses pengumpulan data terhadap total 6.783 orang pegawai yang mengabdi di Kota Depok.

Itu berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

"(Data ASN yang absen) masih lisan ya, masih lisan dari BKPSDM, tapi rata-rata memang mereka yang tidak masuk hari ini izin. Izin kepada atasan, izin kepada Kepala OPD terkait dengan hal-hal yang menurut mereka darurat," ujar Idris seusai apel dan halal bihalal bersama ASN di Lapangan Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda, Senin (10/6/2019).

Tiga Orang PNS Pemkot Jakarta Timur Bolos di Hari Pertama Masuk Kerja

Polisi Jadwal Ulang Pemeriksaan Tersangka Makar Mantan Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob

Arus Balik Lebaran di Tol Cikatama 1 Mulai Ramai Lancar, Kecepatan Kendaraan 40-60 Km/Jam

Idris menuturkan, di antara berbagai alasan ketidakhadiran ASN, ada yang wajar, ada pula yang bikin geleng-geleng kepala.

"Kalau yang keluarganya meninggal jelas, orang tuanya sakit enggak bisa ditinggal, minta ditunda satu-dua hari gitu. Ada juga yang alasannya salah tanggal, salah tanggal bookingan (tiket pulang)," ungkapnya.

Meski demikian, Idris memastikan tidak ada pejabat atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang mangkir atau absen tanpa keterangan.

Dia juga menekankan bahwa jam kerja ASN telah kembali normal seperti sebelum Ramadan, yakni Senin-Kamis pukul 07.30-16.00 WIB dan Jumat pukul 07.30-16.30 WIB.

Khusus untuk ASN yang berkantor di tingkat kecamatan dan kelurahan, Idris menyampaikan, BKPSDM akan melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek kehadiran pegawai.

"Yang kita bangun adalah kepercayaan kepada mereka supaya mereka tetap disiplin, tetapi mereka juga harus memegang kepercayaan ini sebagai sebuah amanah," katanya. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved