Idul Fitri

3 Amalan yang dikerjakan Rasulullah SAW di Bulan Syawal, Salah Satunya Menikah

Dalam kalender islam, selain Dzulhijjah, Sya'ban, dan Ramadan, bulan Syawal juga merupakan bulan yang memiliki banyak keutamaan.

Dimulai pada tanggal 2 Syawal setelah hari Idul Fitri, umat muslim dianjurkan untuk melakukan puasa enam hari di bulan Syawal, baik secara berturut maupun terpisah.

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa keistimewaan puasa enam hari Syawal setelah Ramadan ini “…bagai puasa setahun penuh…”. (HR. Muslim)

Namun selain puasa enam hari seperti yang disebutkan di atas ada beberapa amalan yang dianjurkan Nabi, dan bisa Anda lakukan di bulan Syawal.

Hukum Puasa Syawal Menurut Mazhab Maliki Ternyata Bisa Makruh, Ini Usul al-Fiqh dan Penjelasannya

Dilansir Wartakotalive.com dari Islami.co  beberapa amalan tersebut sebagai berikut :

1. Menikah

Ahmad Hanafi dan Sri Lestari menikah di KUA Palmerah, Jakarta Barat saat Hari Valentine, Rabu (14/2/2018).
Ahmad Hanafi dan Sri Lestari menikah di KUA Palmerah, Jakarta Barat saat Hari Valentine, Rabu (14/2/2018). (Istimewa)

Bagi orang-orang yang telah siap menempuh jenjang pernikahan, mengikuti perilaku Nabi yang menikah di bulan Syawal ini juga termasuk bentuk sunnah Nabi.

Seperti hadis yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim, bahwa istri Nabi, Aisyah radliyallahuanha, menyatakan bahwa ia dinikahi Rasulullah SAW pada bulan Syawal.

Saat ini banyak umat muslim yang menyelenggarakan pernikahan di bulan Syawal.

Hal ini juga merupakan bentuk usaha meneladani Nabi di tengah masyarakat kita.

2. Mengganti Amalan-amalan Sunnah yang Terlewatkan di Bulan Ramadan

Halaman
123
Penulis: Muhamad Rusdi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved