Sembelit Gara-gara Minum Bubble Tea, Ada Kasus di China Pakai Bahan Ban Bekas

Dokter yang memeriksa menduga sebagai mutiara tapioka tak tercerna dalam jumlah besar, sekitar 100 butir, dari bubble tea yang dia konsumsi.

Sembelit Gara-gara Minum Bubble Tea, Ada Kasus di China Pakai Bahan Ban Bekas
thinkstockphotos
Ilustrasi minuman bubble tea. 

Dokter yang memeriksa menduga sebagai mutiara tapioka tak tercerna dalam jumlah besar, sekitar 100 butir, dari bubble tea yang dia konsumsi.

Dokter lain di rumah sakit yang diwawancarai media lokal mengungkapkan bahwa bubble tea atau boba yang dibuat dari tepung kanji cenderung susah dicerna oleh tubuh.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Remaja berusia 14 tahun harus mendapatkan perawatan intensif di China.

Remaja yang tidak disebutkan identitasnya itu mengalami masalah di perut selama lima hari.

Dari pemberitaan media lokal, gadis yang tinggal di Provinsi Zhejiang itu mengeluh mengalami sembelit, tidak bisa makan, dan terus-menerus sakit perut.

RSUD Kota Bekasi Imbau Masyarakat Jaga Pola Makan

Dilansir Asia One via Straits Times yang dilansir Kompas.com, Jumat (7/6/2019), orangtua gadis itu akhirnya membawa anaknya ke rumah sakit pada 28 Mei 2019.

Dokter yang merawatnya tidak bisa menentukan penyebab masalah penceranaannya.

Maka dokter memutuskan melakukan pemeriksaan tomografi terkomputerisasi (CT) di perutnya.

Sejak Kemarin Warga di Kecamatan Bogor Selatan Kesulitan Air Bersih

Di dalam perut, dokter menemukan bayangan bola tak biasa.

Dokter yang memeriksa menduga sebagai mutiara tapioka tak tercerna dalam jumlah besar, sekitar 100 butir, dari bubble tea yang dia konsumsi.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved