Viral Medsos

Fakta Baru Terungkap di Kasus Fortuner yang Ditilang Anak Mantan Kapolri

Fakta Baru Terungkap di Kasus Fortuner yang Ditilang Anak Mantan Kapolri. Simak selengkapnya.

Fakta Baru Terungkap di Kasus Fortuner yang Ditilang Anak Mantan Kapolri
surya.id
Ipda Danny Trisespianto Arief tilang mobil berpelat polisi di Kawasan Puncak Bogor, Sabtu (1/6/2019) 

mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Sutarman periode 2013 - 2015.

Festival 10.000 Bacang dan Lamang Baluo, Wujud Kisah Kerukunan Etnis Tionghoa dan Minang di Padang

7 Gunungan Diperebutkan dalam Tradisi Grebeg Syawal yang Digelar Keraton Ngayogyakarta

Kini Ipda Danny bertugas sebagai Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky mengatakan bahwa Ipda Danny merupakan sosok yang sederhana.

"(Dia) Baik ya, sederhana, guyub (rukun) sama anggota dan rajin melaksanakan tugas," kata Dicky kepada wartawan, Senin (3/6/2019).

Ia mengatakan bahwa tindakan yang dilakuan Ipda Danny merupakan tindakan sebagaimana insting seorang petugas kepolisian jika melihat sesuatu yang mencurigakan dan tahu apa yang harus dilakukan.

Diketahui, Ipda Danny bersama Satlantas Polres Bogor lainnya terekam dalam sebuah video menindak pengendara Fortuner hitam bernopol dinas Polri yang terjadi di kawasan Cisarua Puncak Bogor pada Sabtu (1/6/2019) lalu.

Video tersebut viral di media sosial karena pengemudi mobil berplat dinas Polri adalah seorang pemuda berinisial KK (24) yang masih berstatus pelajar.

SBY Baru Sadar Mengapa Ani Yudhoyono Pilih Batik Sawunggaling Hitam untuk Lebaran Tahun Ini

Percantik Teras Rumah dengan Berbagai Ekspresi, Bikin Silaturahmi Saat Lebaran Makin Nyaman

"Pada saat itu ditemukan kendaraan bernomor plat polisi. Pada saat di pos pertama anggota melihat mobil tersebut dikendarai kok bukan oleh anggota kepolisian. Makanya langsung diinformasikan ke pos kedua, kebetulan di pos kedua ada Kanit Turjawali Ipda Danny kemudian langsung melakukan pemberhentian dan diperiksa kendaraannya," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri.

Fadli menjelaskan bahwa setelah diberhentikan, selain KK, di dalam mobil tersebut ditumpangi 2 orang lain yakni pacar KK dan rekan KK.

Lanjut Fadli, di hadapan polisi, KK mengaku membuat plat nomor dinas polisi tersebut di pinggir jalan dengan alasan bisa mendapat prioritas di jalan raya dan terlihat gagah.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved