Korupsi di Kementerian Agama

Disebut Dapat Rp 70 Juta dari Kakanwil Kemenag Jatim, Menteri Agama: Saya Sungguh Sangat Terkejut

Dalam dakwaan tersebut, Lukman Hakim Saifuddin disebut menerima Rp 70 juta yang diberikan secara bertahap, masing-masing Rp 50 juta dan Rp 20 juta.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninggalkan Gedung KPK, seusai menjalani pemeriksaan, Kamis (23/5/2019). 

NAMA Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin disebut dalam surat dakwaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanuddin, dalam kasus dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Hal itu diungkapkan jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang terdakwa Haris Hasanudin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (29/5/2019) lalu.

Menanggapi hal demikian, Lukman Hakim Saifuddin mengaku terkejut.

SBY Salami Megawati di Bawah Tenda Merah Putih

"Saya ingin mengatakan bahwa saya sungguh amat sangat terkejut dengan adanya berita yang bersumber dari hasil persidangan dakwaan yang dibacakan oleh jaksa terhadap kasus terdakwa Saudara Haris Hasanuddin. Sama sekali di luar pikiran saya," ucapnya di Gedung Kemenag, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/6/2019).

Dalam dakwaan tersebut, Lukman Hakim Saifuddin disebut menerima Rp 70 juta yang diberikan secara bertahap, masing-masing Rp 50 juta dan Rp 20 juta.

"Saya sungguh sama sekali tidak pernah menerima sebagaimana yang di dakwaan itu. Rp 70 juta dalam dua kali pemberian katanya, menurut dakwaan, Rp 20 juta dan 50 juta," bantah Lukman Hakim Saifuddin.

KontraS Terima Tujuh Pengaduan Aksi Kerusuhan 21-22 Mei, Korban Mengaku Disiksa Aparat

"Jadi sama sekali saya tidak pernah mengetahui, apalagi menerima adanya hal seperti itu," tambahnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan, uang Rp 70 juta itu dipastikan bukan bagian dari uang yang disita penyidik dari laci kerja Lukman Hakim Saifuddin.

"Itu sumber berbeda (dari laci kerja Lukman Hakim Saifuddin). Rp 70 juta sudah diuraikan di persidangan, diduga diberikan oleh siapa dan untuk kepentingan apa," papar Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2019).

Ini Dua Keinginan Ani Yudhoyono yang Belum Terwujud, Meski Lahannya Sudah Tersedia

Febri Diansyah memastikan, KPK akan membuktikan satu per satu dakwaan yang dibacakan jaksa dalam persidangan.

Termasuk, pemberian uang kepada Lukman Hakim Saifuddin dan mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy alias Romy.

"Nanti akan dibuktikan satu per satu poin-poin dakwaan tersebut, dengan fokus untuk membuktikan perbuatan dua orang terdakwa ini (Haris dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi)," beber Febri Diansyah.

Ani Yudhoyono Penuhi Janji Pulang Bareng Besannya dari Singapura, tapi Naik Hercules

KPK, kata Febri Diansyah, akan mempelajari semua dugaan itu. Tidak tertutup kemungkinan akan dikembangkan lebih lanjut.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyebut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin turut menerima uang terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved