Breaking News:

Benny Ramdhani: Lebaran Momentum Jalin Silaturahmi Terputus

Bulan Ramadhan dalam beberapa jam akan berlalu. Kepergian Ramadhan di iringi suara gema takbir yang berkumandang diseluruh penjuru Indonesia. Merayaka

istimewa
DPD 

WARTA KOTA - Bulan Ramadhan dalam beberapa jam akan berlalu. Kepergian Ramadhan di iringi suara gema takbir yang berkumandang diseluruh penjuru Indonesia. Merayakan hari kemenangan secara bersama.

Ketua Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Benny Ramdhani mengajak semua pihak untuk bersatu dalam hari kemenangan. Hal itu dikatakannya usai saat mengikuti buka puasa bersama dengan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, KH Ma'ruf Amin dikediaman rumah Ketua DPD RI, Oesman Sapta.

Bang Benny sapaan akrab Benny Ramdhani mengatakan semua warga bangsa yang kemaren mungkin sempat terbelah berbeda pilihan. Yang karena itu kemudian silaturahmi keputus. Bahkan semua pihak mengumbar kebencian yang kemudian eksplorasi kebencian yang berlebihan ini juga mengancam persatuan nasional.

"Ini momentumnya bahwa pemilu itu hanya siklus lima tahunan. Pemimpin itu bisa berganti, siapapun yang diberikan mandat oleh rakyat. Tapi, silaturahmi tidak boleh putus sesama anak bangsa." Ujarnya saat

Bang Benny menambahkan kemudian Indonesia ini milik bersama, Indonesia ini bukan milik mereka yang menang, yang kalah dan belum diberi kesempatan untuk memenangkan kontestasipun punya hak penuh atas semua yang terkait urusan - urusan berbangsa dan bernegara.

"Jadi tidak ada yang kehilangan sebetulnya. Jadi yang menang tidak boleh jumawa seolah-olah merasa dengan kemenangan kemudian dia mengatur dan memiliki segala - galanya. Kemudian yang kalah juga tidak boleh merasa berkecil hati seolah-olah dengan kekalahan dia kehilangan segala-galanya." Ucapnya

Bang Benny kembali menjelaskan, Jadi yang kalah tidak kehilangan apapun. Karena melalui partai politiknya dia tetap berhak untuk melakukan kontrol atas kekuasaan. Kemudian setiap suara rakyat itu sangat berniai dan berarti apa yang menjadi harapannya tetap bisa dititipkan kepada siapa yang terpilih.

"Ini momentum rekonsiliasi, momentum islah semua kelompok masyarakat. Mudah-mudahan Ramadhan tahun ini kita mendapatkan hikmah yang terbaik." Harapnya

Editor: Andy Prayogo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved