Aksi Usut Tuntas Dalang Kerusuhan 21 22 Mei Digelar di Depan Mabes Polri

"Kami dukung Polri untuk usut siapa otak tokoh di dalamnya yang terlibat dalam aksi demo yang berujung kerusuhan didepan bawaslu," ujarnya

Aksi Usut Tuntas Dalang Kerusuhan 21 22 Mei Digelar di Depan Mabes Polri
Warta Kota
Aksi Usut Tuntas Dalang Kerusuhan 21-22 Mei 

Massa dari barisan Aliansi Relawan Jokowi biasa disebut ARj, mengadakan aksi dan orasi damai serta membentangkan Spanduk sepanjang 30 Meter bertuliskan "Save Polri NKRI Harga Mati" di depan Mabes Polri jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6) sore.

ARJ Lisman Hasibuan selaku kordinator aksi mengatakan, kedatangan aksi dilakukan dalam rangka mendukung sepenuhnya Polri untuk mengusut secara tuntas sampai ke akar-akarnya.

"Kami dukung Polri untuk usut siapa otak tokoh di dalamnya yang terlibat dalam aksi demo yang berujung kerusuhan didepan bawaslu," ujarnya.

"Kami menegaskan kembali hari ini kami datang hanya sebagaian kecil saja dari beberapa organisasi karena total dari keseluruhan organisasi kami itu tegabung ada 67, diantaranya Foreder, WLJ, Garindo, BPAN, Garda muda Jokowi, Pojok Satu dan banyak lagi," imbuh Lisman.

Lisman memastikan pihaknya akan menggelar aksi serupa dengan melibatkan lebih banyak massa.

"Mungkin nanti selepas lebaran Idul fitri kami akan kumpulkan dukungan lebih besar dan banyak lagi," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Lisman berpesan kepada masyarakat dari seluruh daerah untuk mendukung dan kawal semua proses dan langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri terhadap semua para perusuh yang akan merusak NKRI.

"Karena sekarang tidak ada lagi 01 dan 02 ataupun mengkotak-kotakan, melainkan satu kesatuan mencapai persatuan kesatuan dan kedamain untuk tanah air republik indonesia," tutupnya.

Sementara itu Penanggung Jawab Aliansi Relawan Jokowi, Haidar Alwi mengatakan, pihaknya miris dengan sejumlah tokoh yang justru turut memberikan statemen-statemen yang justru kian membuat panas situasi saat aksi 21-22 Mei.

"Saat ini justru segelintir orang yang katanya 'tokoh' malah merangkai kalimat demi kalimat dengan sengaja untuk memprovokasi orang  melakukan tindakan anarkis dan brutal seperti yang terjadi pada kerusuhan 'ByDesign' bulan Mei lalu," kata Haidar.

Kordinator Aliansi Relawan Jokowi, Aidil Fitri mengatakan, oleh karena itu sangatlah naif jika provokator jalanan itu mengkambing hitamkan Kapolri dari rentetan persoalan yang terjadi karena sebab akibat yang dibuatnya sendiri.

"Karena, semua peristiwa yang terjadi saat ini adalah sebuah mata rantai pemilu. Dan, tidak bisa dipisahkan begitu saja. Karena saatnya rakyat bergerak mendukung beliau.Jangan ragu segera tangkap dalang kerusuhan 21-22 Mei," tegas Aidil

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved