Ketum PBNU: Saya Respect dengan Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disambut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat berkunjung ke Pesantren Al Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta.

Ketum PBNU: Saya Respect dengan Anies Baswedan
Instagram @al_tsaqafah
Ketua PBNU sekaligus pengurus pesantren Al Tsaqafah menerima kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

Pada video yang dibagikan akun Youtube NU Channel diketahui isi perbincangan antara Anies dan KH Said Aqil.

Said Aqil menjelaskan, pertemuan ini sudah direncanakan sejak pertengahan bulan Ramadan.

“Tapi insyaallah pertemuan ini mengandung hikmah luar biasa, kita semua sama lepas dari masalah politik kita harus menjaga wasathiyah islam,” kata KH Said Aqil dalam video.

Oleh karenanya, ia mengajak Anies untuk bersama-sama mengawal Jakarta dari paham intoleransi dan radikalisme. Ia memastikan, jajarannya di PBNU dan Pesantren Al Tsaqafah siap membantu Pemprov DKI Jakarta untuk hal tersebut.

Oleh-oleh Khas Betawi Biji Ketapang Paling Laris Diburu Pemudik Lebaran Dibawa ke Sumatera

BARU, Anak-anak Desa di Cianjur Terkena Wabah Kulit Diduga Cacar Monyet

“Maka kesempatan sangat berharga kami dari ulama dan pesantren siap bersama bapak mengawal dan membentengi Islam di Jakarta dari radikalisme,” ungkap KH Said.

KH Said Aqil juga sempat menyinggung soal khotbah-khotbah provokatif di beberapa masjid. Ia berharap hal tersebut bisa segera diatasi bersama-sama antara Pemprov DKI Jakarta dan PBNU.

“Sehingga pulang Jumatan tidak menjadi manusia yang penuh dengan benci. Mari kita sama-sama, saya siap,” kata Said memastikan.

Atas hal tersebut, Anies juga sepakat dengan KH Said Aqil. Menurutnya, perlu menjaga Indonesia dari berbagai ancaman perpecahan.

“Persis salah satu tantangan di kita saat ini adalah menjaga agar Indonesia menjadi contoh di dunia,” kata Anies saat berbincang dengan KH Said Aqil.

Pengemudi Toyota Fortuner Berpelat Polisi Sudah Pindah dari BSD Sejak Tahun Lalu

Pengemudi Toyota Fortuner Berpelat Polisi Sudah Pindah dari BSD Sejak Tahun Lalu

Menurutnya, memang kunci persatuan di Indonesia ialah umat muslim itu sendiri. “Dan umat Islam menjadi linknya persatuan, jadi kita sama-sama pertahankan,” ungkapnya.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved