Film

Ingin Membangun Gedung Bioskop di Indonesia, Siapkan Saja Rp 30 Miliar hingga Rp 50 Miliar!

Industri film Indonesia sedang berkembang. Gedung bioskop disiapkan untuk terus dibangun di seluruh Indonesia. Setidaknya 150 layar hingga akhir 2019.

Ingin Membangun Gedung Bioskop di Indonesia, Siapkan Saja Rp 30 Miliar hingga Rp 50 Miliar!
Wikipedia
Bioskop Metropole XXI di Menteng, Jakarta Pusat, adalah bioskop tertua di Jakarta. 

Jaringan bioskop XXI terus mengembangkan dan membangun gedung bioskop di seluruh Indonesia.

Tahun ini, jaringan bioskop yang mendominasi tempat pemutaran film komersil di Tanah Air ini berencana menambah hingga 150 layar bioskop sampai di akhir 2019.

"Ekspansi kami diperkirakan sampai 150 layar hingga di akhir 2019," kata Catherine Keng, Corporate Communications CINEMA 21, ketika berbincang di Bioskop Metropole, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, kemarin.

Corporate Communications CINEMA 21 Catherine Keng berbincang tentang perkembangan industri film Indonesia sambil berbuka puasa di Bioskop XXI Metropole, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019) malam.
Corporate Communications CINEMA 21 Catherine Keng berbincang tentang perkembangan industri film Indonesia sambil berbuka puasa di Bioskop XXI Metropole, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019) malam. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Menurut Catherine Keng, meski targetnya sangat banyak, membangun gedung bioskop di Indonesia tidak mudah dan penuh tantangan.

Selain mencari lokasi yang strategis dan dekat dengan masyarakat pencinta film, investasi yang dikeluarkan untuk membangun sebuah gedung bioskop tidak murah.

Catherine Keng: Industri Film Indonesia Sedang Berbahagia Seperti Orang Sedang Berbulan Madu

Jika Terpilih Sebagai Anggota DPR, Rano Karno Akan Mengurangi Pekerjaan di Industri Film

Catherine Keng menyebutkan, investasi yang dibutuhkan untuk membangun 1 gedung bioskop diperkirakan mencapai Rp 30 miliar hingga Rp 50 miliar.

"Investasi sebesar itu sudah termasuk lokasi," jelas Catherine Keng.

Sementara untuk membangun satu studio bioskop saja, investasinya bisa mencapai Rp 7 miliaran.

Kimberly Ryder disela menjalani syuting film 'Koki Koki Cilik 2'. Di film itu Kimberly Ryder memainkan perannya sebagai Tante Adel.
Kimberly Ryder disela menjalani syuting film 'Koki Koki Cilik 2'. Di film itu Kimberly Ryder memainkan perannya sebagai Tante Adel. (Dokumentasi MNC Pictures)

Namun hitungan investasi yang cukup besar tersebut memang sebanding dengan berkembangnya industri film di Indonesia sejak satu dekade terakhir ini.

Apalagi jumlah film yang diproduksi para sineas Indonesia saja, terus bertambah setiap tahunnya.

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved