Berkelakuan Baik dan Minimal Sudah 6 Bulan Dibui, 850 Warga Binaan Diusulkan Terima Remisi Khusus

Tiap kali Bulan Ramadan tiba, Rutan Kelas IIB Depok rutin memberikan kesempatan kepada warga binaan berbuka puasa bersama dengan keluarga

Berkelakuan Baik dan Minimal Sudah 6 Bulan Dibui, 850 Warga Binaan Diusulkan Terima Remisi Khusus
Warta Kota/Gopis Simatupang
Sejumlah warga binaan pemasyarakatan sedang mengadakan buka puasa bersama keluarganya masing-masing di Rutan Kelas IIB Depok, Cilodong, Rabu (29/5/2019). 

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Depok mengusulkan sebanyak 850 tahanan alias Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Hal itu berarti setengah dari total 1.600 penghuni Rutan Kelas IIB Depok berkesempatan mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Depok, Bawono Ika Sutomo, mengungkapkan, ratusan nama tahanan telah disodorkan kepada Kementerian Hukum dan HAM, sebagai pihak yang berwenang mengabulkan atau menolak usulan remisi itu.

“Dari 850 WBP yang diusulkan dapat remisi, 14 di antaranya bisa langsung bebas (RK II), dan sisanya pengurangan sebagian (RK I),” ujar Bawono kepada Warta Kota saat buka puasa bersama warga bunaan dan keluarga warga binaan di Rutan Kelas IIB Depok, Cilodong, Rabu (29/5/2019) kepada Wartakotalive.com.

Bawono menjelaskan, ke-850 nama dari total 1.600 tahanan itu diusulkan menerima remisi karena memenuhi syarat, yakni berkelakuan baik dan telah menjalani pidana minimal enam bulan.

“Biasanya Kemenkum HAM akan membacakan keputusannya usai salat Idul Fitri. Kita tunggu saja,” katanya.

Sementara itu, buka puasa antara warga binaan pemasyarakatan dan keluarganya tersebut berlangsung dengan suasana kegembiraan.

Menurut Bawono, tiap kali Bulan Ramadan tiba, Rutan Kelas IIB Depok rutin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berbuka puasa bersama dengan keluarga masing-masing.

Berdasarkan data Rutan Kelas IIB Depok, buka bersama itu diikuti 607 orang, yang terdiri dari 429 pengunjung dan 178 orang WBP Blok A.

Menurutnya, buka puasa bersama ini merupakan perwujudan tugas dan fungsi pemasyarakatan dalam membina warga binaan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 1999 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan melalui kegiatan kunjungan.

Kegiatan itu juga bertujuan memberikan kesempatan kepada WBP untuk dapat berkumpul dan melepas rindu dengan keluarga tercinta pada momentum ibadah puasa bersama di Bulan Suci Ramadan, serta memeriahkan dan mengagungkan Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriyah.

Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, sambutan Kepala Rutan, penampilan kolaborasi Tim Hadroh dan musik etnik, bimbingan rohani melalui tausiyah keagamaan, buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta ramah tamah WBP dengan keluarga.

Pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut didukung oleh jajaran instansi TNI-Polri.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved