Layanan SIM

Pelayanan SIM/Samsat Libur dari 1-9 Juni, Bagi yang Habis Masa SIM di Tanggal itu Diberi Keringanan

Seluruh unit pelayanan SIM dan Samsat diliburkan selama Lebaran 2019, mulai tanggal 1-9 Juni. Bagaimana yang habis masa berlaku SIM pada tanggal itu?

Pelayanan SIM/Samsat Libur dari 1-9 Juni, Bagi yang Habis Masa SIM di Tanggal itu Diberi Keringanan
Twitter/TMC Polda Metro
Ilustrasi mobil SIM Keliling 

Pelayanan perpanjangan SIM selama Lebaran 2019 diliburkan, termasuk juga pembayaran pajak STNK

Berdasarkan pengumuman yang dikutip Wartakotalive.com dari twitter TMC Polda Metro Jaya pada hari Sabtu (1/6/2019), seluruh pelayaan mulai dari kantor Satpas Daan Mogot, unit Satpas Wilayah DKI Jakarta, unit Satpas Keliling, gerai SIM dan Samsat diliburkan.

1 Juni – 9 Juni  pelayanan SIM di Satpas Daan Mogot, unit satpas wilayah DKI Jakarta, unit Satpas Keliling dan gerai SIM diliburkan.

VIDEO: Baterai Boros dan Cepat Habis, Simak 5 Tips Baterai Ponsel Awet Selama Mudik

Saat Mudik Lewat Cipali, Jangan Lewatkan Tempat Kuliner dan Wisata di Sekitar Tol Cipali

10 Juni pelayanan SIM di Satpas Daan Mogot, unit satpas wilayah DKI Jakarta, unit Satpas Keliling dan gerai SIM dibuka kembali.

Bagaimana dengan Anda yang SIM sudah habis masa berlaku pada saat libur lebaran? 

Korlantas Polri memberikan keringanan. 

Untuk SIM habis masa berlakunya tanggal 1-9 Juni 2019 diberikan toleransi untuk melakukan perpanjangan pada 10-18 Juni 2019

Namun bagi mereka yang sudah habis masa berlakunya namun tidak memperpanjangan seperti disebut pada tanggal itu maka wajib mengikuti proses mekanisme penerbitan SIM baru sesuai dengan golongannya.

Cara membuat SIM baru

ILUSTRASI Surat Izin Mengemudi (SIM)
ILUSTRASI Surat Izin Mengemudi (SIM) (GridOto.com)

Buat Anda yang tidak sudah lewat masa berlaku perpanjangan SIM dan tidak mengurus sebelumnya atau tepat waktu, Korlantas memberlakukan seperti membuat SIM baru 

1. Fotokopi KTP (Kartu Tanpa Penduduk)

Yang pertama yang Anda siapkan adalah mempersiapkan beberapa lembar fotokopi. Anda perlu mencari tempat fotokopi KTP terdekat dengan lokasi Anda saat ini.

2. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani

Surat ini biasanya dapat dibuat di klinik kepolisian atau di pusat pelayanan kesehatan yang merupakan keterangan dari dokter.

3. Registrasi dan Isi Formulir Pendaftaran

Beli formulir permohonan pembuatan SIM sesuai dengan tarif yang telah ditentukan.

Anda juga dapat membayar premi asuransi sebesar Rp 30.000.

Kemudian isi formulir pendaftaran tersebut sesuai data pribadi Anda yang benar.

Kemudian serahkan fomulir tersebut ke petugas loket yang telah disediakan. Tunggu nama Anda dipanggil oleh petugas loket tersebut.

Mengatasi Kemacetan Mudik Lebaran 2019, 6 Gerbang Tol Ini Jadi Perhatian Jasa Marga

Biar Tak Macet di Rest Area, Jasa Marga Imbau Pemudik Perhatikan Rambu-rambunya

4. Mengikuti Ujian

Terdapat dua tahap ujian yang harus Anda lakukan dalam permohonan pembuatan SIM, antara lain:

Ujian Teori: Jika Anda lulus, Anda akan menjalani ujian selanjutnya yaitu ujian praktik.

Ujian Praktik: Jika lulus, SIM Anda akan diproduksi atau dicetak.

Namun jika tidak lulus pada salah satu dari kedua tes tersebut, Anda diperbolehkan mengulang setelah tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari.

Sama seperti untuk ujian teori, jika Anda mengulang ujian praktik lalu tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, uang yang telah dibayarkan akan dikembalikan.

5. Melakukan Proses Identifikasi

Dalam proses ini, Anda akan diminta untuk melakukan pemotretan foto SIM, membubuhkan tanda tangan serta sidik jari pada sistem komputer dimana akan secara otomatis menjadi bagian dari identitas pribadi Anda

6. Ambil SIM
Anda hanya perlu menunggu hingga nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi di loket pengambilan SIM.

Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved