Isu Makar

Kuasa Hukum Bekas Danjen Kopassus Soenarko: Selundupkan Senjata Masa Cuma Satu? Itupun Sudah Busuk

TIM kuasa hukum Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko dan Heriansyah, membantah semua tuduhan yang ditujukan kepada klien mereka.

Kuasa Hukum Bekas Danjen Kopassus Soenarko: Selundupkan Senjata Masa Cuma Satu? Itupun Sudah Busuk
tribunnews
Mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal (Purn) Soenarko (tengah) 

TIM kuasa hukum Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko dan Heriansyah, membantah semua tuduhan yang ditujukan kepada klien mereka.

Tuduhan terkait kasus dugaan makar berupa penyelundupan senjata api tipe M16 A1 dan M4 Carbine ke Indonesia.

"Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko tidak pernah melakukan, tidak pernah menyuruh melakukan, dan tidak turut serta melakukan perbuatan," ujar Ferry Firman Nurwahyu, salah satu kuasa hukum Soenarko.

Jokowi-Prabowo Didesak Bertemu, Fadli Zon Bilang Jangan Kompromikan Hitam dan Putih, Air dan Minyak

"Atau terlibat kericuhan dalam aksi massa pada tanggal 22-23 Mei 2019," sambung Ferry Firman saat memberikan keterangan pers di Hotel Atlet Century, Jalan Pintu I, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2019).

Ada 11 poin yang dibantah pihak kuasa hukum, terkait surat yang dikeluarkan Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Umum Nomor B/98-5a.Subdit I/V/2019/Dit Tipidum, perihal pemberitahuan dimulainya penyidikan tanggal 18 Mei 2019.

Poin-poin tersebut antara lain membantah Soenarko tidak pernah memasukkan senjata M16 A1 maupun M4 Carbine ke Indonesia.

Fadli Zon Protes Manifes Penerbangan Prabowo ke Dubai Tersebar, Katanya Ini Kan Urusan Privat

Tidak pernah membuat senjata api, tidak pernah menerima ataupun mencoba memeroleh senjata api yang dimaksud, serta tidak pernah membawa dan mempunyai persediaan pasarnya, atau memiliki senjata api tersebut.

"Kalau mau menyelundupkan masa cuma satu (senjata api)? Itu pun senjatanya sudah busuk dan berbeda dengan apa yang ditunjukkan oleh polisi (saat gelar barang bukti)," papar Ferry.

Tim kuasa hukum juga turut mengutarakan bantahannya terkait adanya ancaman pembunuhan terhadap empat pejabat negara, yang turut menyeret kliennya.

Fadli Zon Jelaskan Alasan Prabowo Ajak Warga Asing ke Dubai dan Austria

"Yang diberitakan secara luas di media massa merupakan pernyataan yang tidak benar dan menyesatkan serta telah menimbulkan keresahan di masyarakat," tutur Ferry.

Halaman
1234
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved