Isu Referendum Aceh

Isu Referendum Aceh, Wiranto Bilang Cuma Sebatas Wacana dan Tidak Bakal Terjadi

Menurut Mualem, Aceh meminta referendum karena merasa Indonesia tidak jelas soal keadilan dan demokrasi.

Isu Referendum Aceh, Wiranto Bilang Cuma Sebatas Wacana dan Tidak Bakal Terjadi
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Menko Polhukam Wiranto saat acara buka puasa bersama pimpinan redaksi media massa, di Jakarta, Jumat (17/5/2019). 

PEMERINTAH akhirnya merespon permintaan referendum Aceh yang disuarakan oleh Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf alias Mualem.

Menurut Mualem, Aceh meminta referendum karena merasa Indonesia tidak jelas soal keadilan dan demokrasi.

Indonesia, menurutnya, juga sudah diambang kehancuran dari sisi apa saja.

Mayoritas Pegawai BUMN dan ASN Pilih 02, Fadli Zon: Kok Jokowi-Maruf Amin Bisa Menang Ya?

Pendapat itu disampaikan Mualem dalam sambutannya pada peringatan sembilan tahun wafatnya Wali Neugara Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro, dan buka bersama di salah satu Gedung Amel Banda Aceh, Senin (27/5/2019) malam.

Merespons itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meyakini ajakan ‎referendum hanya sebatas wacana.

Dia juga menegaskan referendum tidak bakal terjadi.

Mulai Besok Ada Diskon 10 Persen Jika Menyeberang dari Merak ke Bakauheni Pada Siang Hari

"Tadi kami mengadakan pertemuan membahas masalah adanya gerakan referendum, terutama di Aceh. Saya kira tidak ada (referendum). Itu sebatas wacana," ucap Wiranto di kantornya, Jumat (31/5/2019).

Wiranto menuturkan, referendum dalam khasanah hukum di Indonesia sudah selesai dan tidak ada.

Baik TAP MPR maupun undang-undang yang membahas referendum, katanya, sudah ada pembatalan dan dicabut.

Kubu Jokowi Minta Prabowo Jelaskan Maksud Pergi ke Dubai dan Austria kepada Publik, Perlukah?

"Jadi ruang untuk referendum dalam hukum positif di Indonesia sudah tidak ada, jadi tidak relevan lagi," tegasnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved