Pasar Uang

Jelang Libur Panjang, Efek Ini Membuat Rupiah Melemah Kemarin

Rupiah terkena dampak dari aksi profit taking yang telah berlangsung sejak Selasa (28/5/2019) sampai Rabu (29/5/2019).

Jelang Libur Panjang, Efek Ini Membuat Rupiah Melemah Kemarin
thinkstockphotos
Ilustrasi. Kemarin, rupiah ditutup melemah, dan berdasarkan data Bloomberg, Rabu (29/5.2019) rupiah ditutup melemah 0,24 persen di level Rp 14.410 per dollar Amerika Serikat (AS). 

Perang dagang AS-China semakin panas, setelah China berencana akan membalas serangan tarif impor atas barang-barang AS.

Konsumsi rumah tangga menyumbang hampir 70 persen dalam pembentukan PDB di Amerika Serikat.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kemarin, rupiah ditutup melemah, dan berdasarkan data Bloomberg, Rabu (29/5.2019) rupiah ditutup melemah 0,24 persen di level Rp 14.410 per dollar Amerika Serikat (AS).

Begitu pula dalam kurs tengah Bank Indonesi (BI), rupiah melemah 0,25 persen jadi Rp 14.417 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, mengatakan, rupiah terkena dampak dari aksi profit taking yang telah berlangsung sejak Selasa (28/5/2019) sampai Rabu (29/5/2019).

Simak Tips Mengemudi Mobil saat Mudik Lebaran 2019

“Jelang libur panjang investor memilih ambil untuk untuk mengantisipasi ketidakpastian pasar,” kata Faisyal kepada Kontan.co.id, Rabu.

Menurut Faisyal, pasar masih wait and see terhadap situasi politik di Tanah Air.

Sebab, bulan depan adalah batas waktu hasil keputusan gugatan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan yang ajukan pihak Prabowo-Sandi.

Di sisi lain, perang dagang AS-China semakin panas, setelah China berencana akan membalas serangan tarif impor atas barang-barang AS.

Kegiatan APM Bagi Pelanggan untuk Mudik Lebaran 2019

Faisyal mengatakan, situasi ini membuat dollar AS kokoh dibanding mata uang utama lain seperti euro dan poundsterling.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved