Pilpres 2019

TERUNGKAP! Dugaan Penyebab 4 Jenderal Jadi Target Pembunuhan

TERUNGKAP terkait dugaan penyebab 4 jenderal jadi target pembunuhan. Dugaan penyebab 4 tokoh nasional jadi target pembunuhan terkait jabatan strategis

TERUNGKAP! Dugaan Penyebab 4 Jenderal Jadi Target Pembunuhan
kolase tribunnews
Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan, dan Gories Mere yang menjadi target pembunuhan. 

TERUNGKAP terkait dugaan penyebab 4 jenderal jadi target pembunuhan. Dugaan penyebab 4 tokoh nasional jadi target pembunuhan terkait jabatan strategis.

WartaKotaLive melansir dari Tribunnews.com, Pengamat Pertahanan dan Intelijen sebut Budi Gunawan, Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan dan Gories Mere jadi sasaran pembunuhan.

Diketahui 4 tokoh nasional jadi target pembunuhan di dalam kerusuhan 22 Mei 2019 lalu, berkaitan soal jabatan strategis dan selangkah lagi "menyentuh Jokowi".

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan empat pejabat yang menjadi target pembunuhan saat kerusuhan 22 Mei 2019.

Jelang Lebaran, Luminor Hotel Banyuwangi Gelar Promo

Analisa Peneliti LIPI Kenapa Wiranto, Luhut, BG & Gories Mere Mau Dibunuh

Hotman Paris Kangen Meriam Bellina tapi Meriam Malah Buat Tudingan yang Bikin Iis Dahlia Mati Kutu

Menko Polhukam Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere.

Seorang pimpinan lembaga survei juga menjadi sasaran, kata Tito, meski ia enggan menyebutkan identitasnya.

"Dasar kami sementara ini hanya BAP (Berita Acara Pemeriksaan) ya. Berita acara itu resmi. Pro justitia, hasil pemeriksaan kepada tersangka yang sudah kita tangkap. Jadi bukan berdasar informasi intelijen, beda," kata Tito dalam konferensi pers di kantor Menko Polhukam (28/05).

"Yang jelas, kami selalu sejak awal, begitu ada informasi, selalu memberikan pengamanan dan pengawalan kepada yang bersangkutan," katanya.

CKepala BIN Budi Gunawan (kiri), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ( kanan) mengikuti rapat terbatas mengenai terorisme di Kantor Presiden,Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (22/5). Presiden meminta pendekatan "hard power" dan "soft power" dipadukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan terorisme. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (Warta Kota/henry lopulalan)

Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan mereka telah menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam rencana itu. Polisi juga menyita empat senjata dari kelompok itu.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved